Sabtu 07 Maret 2020, 20:41 WIB

Nanas Indonesia Berpeluang Tembus Pasar Eropa

Putra Ananda | Ekonomi
Nanas Indonesia Berpeluang Tembus Pasar Eropa

ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra
Petani memanen buah nanas di sentra pertanian nanas di Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Minggu (20/10).

 

MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta para petani untuk menggenjot produksi buah nanas. Hal itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan nanas di tingkat global.

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) tersebut mengungkapkan saat  mewabahnya virus korona (Covid-19) suplai buah nanas yang berasal dari Tiongkok jumlahnya menurun drastis. Menurut Syahrul, hal tersebut dapat dimanfaatkan oleh para petani lokal untuk mengisi pasar yang saat ini tidak dapat dipenuhi oleh Tiongkok.

"Nanas itu menjadi trend sekarang. Setelah suplai nanas dari Tiongkok berkurang karena korona maka ini kesempatan bagi Indonesia untuk bisa masuk ke Eropa," ujarnya saat membuka acara Pupuk Kujang Festival yang berlangsung di Karawang, Jawa barat (Jabar), Sabtu (7/3).

Berdasarkan hasil kunjungannya ke Eropa beberapa waktu silam, Syahrul menuturkan bahwa negara-negara Eropa seperti Jerman dan Italia membutuhkan suplai buah nanas. Dirinya mendorong setiap pihak termasuk perusahaan pupuk dalam hal ini Pupuk Kujang bisa sama-sama memanfaatkan peluang.

"Pupuk Kujang berkontribusi menghadirkan pertanian yang makin siap besok. Saya langsung percaya diri ketika melihat buah nanas yang dihadirkan di sini sangat berat sekali. Begitu juga paprika," ujarnya.

Dengan potensi jumlah panen mencapai 22-25 ton per hektare, menurut Syahrul, komoditas buah dan sayuran baik itu nanas dan paprika yang dikelola oleh para petani binaan pupuk Kujang memiliki potensi keuntungan luar biasa jika mampu di ekspor. Maka dari itu dirinya menegaskan bahwa peranan pupuk sangat besar untuk menghasilkan hasil panen yang berkualitas yang dibutuhkan oleh dunia internasional. (OL-12).

Baca Juga

MI/Deny Susanto

Perhapi Dorong Pemanfaatan Limbah Tambang

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 15:20 WIB
Perhapi mendorong pemerintah melakukan pengawasan dan pembinaan agar perusahaan pertambangan memanfaatkan sisa hasil...
MI/Ramdani

Menteri Teten Pangkas Syarat Pinjaman Dana Bergulir

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 13:15 WIB
Dalam Permenkop yang baru syarat yang harus dipenuhi  dalam proses penilaian kelayakan usaha calon mitra sampai dengan pencairan...
Mi/Pius Erlangga

Dari Tower hingga Sembako, Ini BMN yang Dipergunakan Lawan Covid

👤M Ilham Ramadhan 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 12:05 WIB
Pemanfaatan barang milik negara (BMN) untuk penanganan covid-19 dapat dilihat pada penggunaan beberapa tower di Wisma Atlet...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya