Sabtu 07 Maret 2020, 20:18 WIB

Akademisi UB Dukung Program dan Target Kementan

mediaindonesia.com | Ekonomi
Akademisi UB Dukung Program dan Target Kementan

DOK KEMENTAN
Mentan Syahrul di Ruang AWR.

 

Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan peningkatan sumber daya manusia melalui program Pertanian Masuk Sekolah (PMS). Kementan juga membuat Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostratani) dan pusat data Agriculture War Room sebagai upaya peningkatan produksi menuju pertanian Maju, Mandiri dan Modern.

Terkait hal ini, Wakil Dekan Akademik Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Dr Sujarwo mendukung penuh berbagai langkah Kementan dalam membangun Kostratani, AWR dan program PMS, karena mampu mengangkat moral petani dan daya saing yang sehat dalam pasar.

"Program-program itu sangat baik karena mengangkat moral para petani kita. Saya juga mendukung PWMP (pengembangan wirausaha muda pertanian) sebagai upaya pemerintah dalam membangun SDM unggul di bidang pertanian. Sebab Hadirnya pemuda tani dalam platform bisnis akan sangat dibutuhkan," katanya.

Berkaitan dengan program PMS, Sujarwo berharap ke depan Indonesia memiliki banyak generasi unggul dan juara-juara di bidang bisnis pertanian berbasis kerakyatan. Program PMS juga harus mampu menjadi penarik minat anak muda lainya untuk terjun langsung ke sektor pertanian.

"Berdasarkan pengalaman saya, kunci sukses regenerasi pertanian adalah semakin pahamnya generasi muda akan profitabilitas bekerja di sektor pertanian. Maka praktek bekerja di sektor pertanian harus dimunculkan. Para juara di sektor ini harus muncul karena akan menjadi penggoda bagi generasi muda lainya," katanya.

Sebagai bentuk dukungan pada program-program Kementan, Sujarwo mengaku bahwa saat ini fakultas pertanian Universitas Brawijaya Malang memasukan kelembagaan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) sebagai destinasi magang para mahasiswa.

"Ini kami lakukan untuk mendata akurasi kelompok tani dan mengklasifikasikan kelompok tani untuk mengklasifikasikan kategori desa. Trmasuk juga P4S dan Kelompok tani maju. Jadi kita pacu kelembagaan mereka dengan IT yang ada," tutupnya. (RO/OL-10)

Baca Juga

DOK KEMENTAN

Ketua KTNA Dukung Kementan Kembangkan Pangan Pokok dan Lokal

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 01 Juni 2020, 13:37 WIB
Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi menjelaskan pengembangan pangan lokal sebagai pangan alternatif merupakan pengejewantahan semangat...
DOK KEMENTAN

Mentan Syahrul: Saatnya Kita Menjadi Garda Terdepan Pancasila

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 01 Juni 2020, 13:32 WIB
Hari Lahir Pancasila, ungkap SYL, hendaknya dapat menjadi momentum untuk meningkatkan rasa gotong royong membangun pertanian Indonesia...
Antara/Raisan Al Farisi

Petani Tembakau Yakin dengan Kepedulian Presiden Jokowi

👤Despian Nurhidayat 🕔Senin 01 Juni 2020, 13:15 WIB
Pemerintah harus betul-betul melindungi industri hasil tembakau (IHT) karena merupakan salah satu sumber pemasukan negara yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya