Sabtu 07 Maret 2020, 16:39 WIB

Eks Teroris Minta Waspadai Eks IS Pura-Pura Mau Kembali ke NKRI

Indriyani Astuti | Politik dan Hukum
Eks Teroris Minta Waspadai Eks IS Pura-Pura Mau Kembali ke NKRI

MI/Usman Iskandar
Eks pimpinan Jamaah Anshorud Tauhid (JAT) Jakarta yang juga mantan narapidana terorisme Haris Amir Falah

 

EKS pimpinan Jamaah Anshorud Tauhid (JAT) Jakarta yang juga mantan narapidana terorisme Haris Amir Falah mendukung langkah pemerintah Indonesia untuk tidak memulangkan eks warga negara Indonesia (WNI) yang bergabung dengan Islamic State (IS).

Dalam sebuah diskusi di di Jakarta, Sabtu (7/3), Haris mengatakan eks WNI yang berangkat menjadi kombatan IS atas pilihan ideologi dan jelas menyatakan tidak mengakui NKRI sebagai negara mereka.

Baca juga: PKS: Jika WNI di Wuhan Dipulangkan, Kenapa Eks ISIS Tidak?

Haris Amir Falah merupakan mantan napiter yang ditangkap dalam kasus pendanaan latihan militer di Jalin Jantho, Aceh, pada 2010 dan divonis 4,5 tahun penjara.

Baca juga: Kombatan IS Eks WNI Bisa Timbulkan Masalah Baru

Disampaikan Haris, sebelum berangkat umumnya simpatisan IS harus melalui pembaiatan setia terhadap IS dan melepaskan kesetiaan dari NKRI. Hal yang harus diantisipasi, kata dia, ialah mereka yang berpura-pura ingin kembali ke NKRI, tetapi masih membawa paham atau ajaran radikal. Sifat seperti itu, ujar Haris, sulit terdeteksi.

"Tapi ada juga orang-orang yang menjadi korban pergi karena pengaruh. Artinya mereka tidak terlibat dan meyakini kebenaran IS. Saya sejak awal tidak setuju," ucapnya.

Baca juga: Pemerintah Pastikan Pulangkan Anak Yatim Piatu Anggota IS Eks WNI

Saat ini berdasarkan data pemerintah Indonesia terdapat 690 eks WNI yang berada di Suriah. Tetapi, Haris memperkirakan jumlahnya lebih dari itu sebab setelah beberapa tahun pindah ke Suriah, para eks WNI tersebut mempunyai anak. Bahkan satu laki-laki dapat menikahi empat orang perempuan.

Ia pun setuju keputusan pemerintah memulangkan anak-anak yatim piatu dari eks WNI yang berusia di bawah 10 tahun ke Indonesia atas alasan kemanusiaan. (X-15)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Reno Esnir

Komnas HAM Desak DPR Tunda Pengesahan RKUHP

👤Indriyani Astuti 🕔Selasa 07 April 2020, 13:52 WIB
DPR jangan mengambil kesempatan dalam kesempitan di tengah wabah virus...
Istimewa/DPR

Kawal Distribusi APD (Alat Pelindung Diri) Agar Tepat Sasaran

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 April 2020, 13:03 WIB
Semangat tepat sasaran yang sama perlu diterapkan juga dalam penyaluran Alat Pelindung Diri (APD) ke berbagai rumah sakit di daerah-daerah...
MI/SUSANTO

​​​​​​​KPK Panggil Seorang Jaksa dalam Kasus Nurhadi

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Selasa 07 April 2020, 11:50 WIB
Jaksa Sri akan dimintai keterangan terkait kasus dugaan suap dalam penanganan perkara di MA pada...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya