Sabtu 07 Maret 2020, 16:09 WIB

Anggota Komisi Industri DPR Cek Masker di Apotek BUMN di Padang

Henri Siagian | Nusantara
Anggota Komisi Industri DPR Cek Masker di Apotek BUMN di Padang

Antara
Anggota DPR RI Andre Rosiade memeriksa ketersediaan masker di apotek Kimia Farma Padang.

 

ANGGOTA Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendatangi Apotek Kimia Farma Kota Padang, Sumatra Barat, dengan alasan inspeksi ketersediaan masker dan cairan antiseptik untuk cuci tangan.

"Kami ke sini untuk memastikan apakah Kimia Farma menyediakan masker untuk masyarakat Padang dan Sumatra Barat. Isunya saat ini kedua barang itu hilang dari lapangan," katanya seperti dikutip dari Antara, Sabtu (7/3).

Baca juga: Andre Rosiade Bantah Lakukan Penjebakan PSK di Kota Padang

Ia mengatakan apotek Kimia Farma sudah memiliki persediaan dan mendistribusikan ke seluruh apotek Kimia Farma di Sumatra Barat. Menurut dia harga yang dijual kepada masyarakat sebesar Rp2.000 per buah dan untuk cairan antiseptik sebesar Rp15.000 per unit.

Menurut dia apotek Kimia Farma memiliki stok 20 ribu masker yang sudah didistribusikan kepada masyarakat Sumbar.

Baca juga: Redam Kecemasan, Pemkot Medan Terjunkan Petugas Puskesmas

Ia mengimbau agar masyarakat tidak panik dalam menghadapi virus corona ini apalagi sampai melakukan pembelian dalam jumlah besar.

Andre menjadi anggota DPR dari daerah pemilihan Kota Padang, Kota Padang Panjang, Kota Sawahlunto, Kota Solok, Kabupaten Solok, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Pesisir Selatan, dan Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Dia menjadi anggota Komisi VI DPR-RI yang meliputi bidang industri, investasi, dan persaingan usaha.

Baca juga: Timbun Masker, ASN di Makassar Terancam Dipecat

Kepala Cabang Kimia Farma Sumatra Barat Rudi Hariansyah mengatakan ada sebanyak 23 apotek Kimia Farma di Sumbar dan 14 apotek ada di Kota Padang.

Ia mengatakan saat ini di seluruh apotek tersedia masker untuk masyarakat dengan harga normal namun untuk penjualannya dibatasi yakni dua unit untuk satu orang sementara untuk cairan antiseptik hanya boleh satu unit untuk satu pembeli. "Kami selaku BUMN berusaha menjaga ketersediaan bagi masyarakat," kata dia. (X-15)

Baca Juga

Dok  BPBD Toraja

Tiga Warga Meninggal Tertimbun Longsor di Toraja

👤Lina Herlina 🕔Minggu 05 April 2020, 09:25 WIB
Ketiganya ialah bapak bernama Bottong, 80, ibu bernama Rita, dan anak laki-laki bernama Yen, 12. Ketiganya tewas tertimbun longsor di dalam...
Dok BPBD Toraja

Hujan Deras, Tana Toraja Dilanda Longsor dan Banjir

👤Lina Herlina 🕔Minggu 05 April 2020, 08:37 WIB
Material longsor juga menutup aliran air, sehingga air meluap dan menyapu empat rumah milik...
ANTARA/HO-Humas Polres Puncak Jaya

Sebar Hoaks Covid-19, Seorang Pria Ditangkap di Puncak Jaya

👤Antara 🕔Minggu 05 April 2020, 08:22 WIB
Pelaku terancam hukuman penjara selama 6 tahun dan denda sebesar Rp1...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya