Sabtu 07 Maret 2020, 15:49 WIB

Redam Kecemasan, Pemkot Medan Terjunkan Petugas Puskesmas

Yoseph Pencawan | Nusantara
Redam Kecemasan, Pemkot Medan Terjunkan Petugas Puskesmas

MI/Yoseph Pencawan
Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Akhyar Nasution (kiri).

 

Pelaksana Tugas Wali Kota Medan meminta warganya untuk tidak menyimpan rasa takut berlebihan terhadap ancaman penyebaran virus korona.

Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengatakan pihaknya sudah melakukan berbagai langkah antisipasi dalam menghadapi infeksi Virus Korona (Covid-19).

"Jangan panik, yang diperlukan adalah tetap waspada dalam menghadapi virus korona," ujarnya, Sabtu (7/3).

Dia memastikan, Pemkot Medan sudah mencari informasi ke berbagai pihak terkait dan dapat disimpulkan sampai saat ini belum ada satu pun warga ditemukan terserang Covid-19, atau pun yang masih terindikasi (suspect).

Baca Juga: Antisipasi Korona, Pemkot Palembang Kerahkan OPD Bersihkan Masjid

 

Meski demikian, pemkot telah melakukan berbagai upaya antisipasi, terlebih setelah beberapa hari lalu Kementerian Kesehatan menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) terhadapi Covid-19.

Salah satu upaya tersebut adalah meningkatkan kesiagaan rumah sakit daerah dan puskesmas-puskesmas. Selain bersiaga, mereka juga selalu memantau masyarakat, khususnya di titik-titik pintu masuk Kota Medan.

"Upaya ini akan terus di lakukan untuk mencegah virus korona masuk ke Kota Medan," ujarnya.

Baca Juga: Warga Cemas Berlebihan Hadapi Virus Korona

Karena itu, jika ada seseorang yang mengalami flu Akhyar meminta warga lain untuk tidak merasa panik, terlalu cemas atau takut berlebihan. Begitu juga terhadap orang yang bersangkutan.

Ia hanya perlu segera berobat ke puskesmas, klinik atau rumah sakit. Warga juga dimintanya untuk tidak begitu saja percaya informasi yang belum jelas kebenarannya, baik di media sosial maupun sarana lainnya. Apalagi ikut-ikutan menyebarkan informasi-informasi yang tidak jelas tersebut.

Hal penting lain yang harus diperhatikan masyarakat adalah meningkatkan daya tahan tubuh dengan asupan gizi dan pola hidup sehat, serta menjaga kebersihan lingkungan. "Dengan menjaga itu semua, insya Allah kita akan dapat terhindar dari virus yang berbahaya tersebut," pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga sebelumnya sudah mengeluarkan beberapa kebijakan khusus dalam merespon status KLB Covid-19. Beberapa di antaranya adalah dengan membentuk tim khusus untuk pencegahan dan penanggulangan serta menambah alat pemindai suhu tubuh di pintu-pintu masuk daerah, seperti pelabuhan, terminal dan bandara.(YP/OL-10)

Baca Juga

Antara

Usai Lebaran Harga Ikan di Sungailiat Stabil

👤Antara 🕔Minggu 31 Mei 2020, 23:24 WIB
Harga ikan secara eceran di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sungailiat, Bangka Belitung, setelah Lebaran 2020 masih cukup stabil karena daya...
Antara/Moch Asim

Kasus Covid-19 Tinggi, Khofifah Perpanjang Belajar Daring

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 31 Mei 2020, 19:03 WIB
Kasus positif covid-19 di Jawa Timur mencapai 4.857 orang dan 396 orang dinyatakan meninggal...
Antara

Pedagang Pasar Tradisional Cirebon Positif Covid-19

👤Antara 🕔Minggu 31 Mei 2020, 19:02 WIB
PEDAGANG Pasar Tradisional di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah setelah beberapa hari yang lalu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya