Sabtu 07 Maret 2020, 15:30 WIB

Timbun Masker, ASN di Makassar Terancam Dipecat

Muhammad Syawaluddin | Nusantara
Timbun Masker, ASN di Makassar Terancam Dipecat

MI/Lina Herlina
Satuan Resmob Polsek Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan menggerebek rumah seorang apoteker karena menimbun ribuan masker.

 

APARATUR sipil negara (ASN) yang terlibat penimbunan masker, LC, 44, terancam dipecat. LC menimbun 280 kotak masker untuk dijual dengan harga di atas normal.

"Iya, pasti itu (dipecat). Itu sanksi terberat bagi ASN," kata, Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb saat dikonfirmasi, di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (7/3)

Dia mengatakan pihak inspektorat Kota Makassar tengah memeriksa keterlibatan salah satu ASN Makassar dalam kasus penimbunan masker. Iqbal belum bisa menjelaskan rinci terkait proses pemeriksaan itu.

"Tanya ke sana (inspektorat) saja yah," jawab Iqbal singkat.

Baca juga: Prihatin, Warga Salatiga Ini Bagikan Masker Gratis

Dia menjelaskan ASN yang terlibat penimbunan masker bersama anaknya itu telah dinonaktifkan. Hak-hak kepegawaian pun dihentikan untuk sementara.

"Saat ini, hak kepegawaian yang bersangkutan dihentikan. Bersama dengan penonaktifannya," jelasnya.

Sebelumnya, penyidik Satreskrim Polsek Panakkukang menggerebek rumah tempat penimbunan masker. Tiga orang ditangkap saat pengungkapan itu yakni LC, 44, DS, 22, dan BP, 26.

Satu dari tiga orang yang ditangkap merupakan ASN di salah satu rumah sakit di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Mereka menimbun 280 kotak masker di Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Masker itu akan dijual di Kota Makassar dan luar negeri. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Tambahan 7500 APD dan 37.500 Masker untuk Bali

👤Arnoldus Dhae 🕔Jumat 03 April 2020, 23:50 WIB
Pemprov Bali mendapatkan tambahan 7500 Alat Pelindung Diri (APD) dan 37.500 buah masker dari Pemerintah Pusat untuk mendukung pencehan dan...
MI/Susanto

Gedung Karantina Babel punya Tim Medis Khusus Covid-19

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Jumat 03 April 2020, 23:15 WIB
Pemprov kepulauan Bangka Belitung menyiapkan tim dokter dan perawat untuk menangani ODP dan PDP yang dirawat di gedung...
MI/Widjajadi

Pasien Meninggal karena Covid-19 Bertambah Satu Orang

👤Widjajadi 🕔Jumat 03 April 2020, 22:35 WIB
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (PPC) Kota Solo menginformasikan satu pasien covid-19 meninggal...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya