Sabtu 07 Maret 2020, 13:15 WIB

Hand Sanitizer Cegah Virus Korona? Ini Faktanya

Antara | Humaniora
Hand Sanitizer Cegah Virus Korona? Ini Faktanya

AFP/Lionel BONAVENTURE
Ilustrasi penggunaan hand sanitizer

 

SEBAGIAN orang menjadikan cairan pembersih tangan atau hand sanitizer sebagai alternatif menangkal paparan infeksi virus, termasuk virus korona baru atau COVID-19, setelah mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun.

Bahan dasar cairan pembersih tangan ini ialah alkohol dan ahli mikrobiologi dari Rumah Sakit Universitas Indonesia, R Feta Ibrahim pernah mengatakan alkohol kadar 70% bisa menjadi salah satu senjata melumpuhkan virus.

Namun, sebenarnya ada kondisi tertentu yang menjadikan penggunaanya dianjurkan, yakni saat tidak ada air dan sabun dan permukaan tangan tidak terlihat kotor.

Dengan kata lain, hand sanitizer bukan pengganti membersihkan tangan yang kotor.

Baca juga: Produksi Masker Dikebut

Hal yang justru terjadi, seiring merebaknya infeksi COVID-19, masyarakat berbondong-bondong membeli cairan pembersih tangan dan menggunakannya berlebihan. Padahal, penggunaan berlebihan justru berisiko membuat Anda terinfeksi virus.

Perwakilan produsen produk kimia Kao Corporation, seperti dilansir Kyodo News, mengungkapkan alkohol pada hand sanitizer bisa menghilangkan bakteri alami yang melapisi kulit dan menangkis patogen.

Zat ini juga bisa menghilangkan minyak dan air alami dari kulit sehingga menyebabkannya sangat kering dan rusak.

Akhirnya, kulit Anda menjadi sarang bakteri penyakit dan meningkatkan risiko virus memasuki tubuh melalui luka di kulit.

Di sisi lain, mereka yang kehabisan stok cairan pembersih tangan mulai berinisiatif menciptakan produk sendiri atau do it yourself (DIY).

Selain alkohol, ditambahkan juga essential oil dan gel lidah buaya untuk melembapkan.

Profesor biologi di William Paterson University Amerika Serikat, Miryam Wahrman, mengatakan resep 70% alkohol dengan takaran 9:1 dengan lidah buaya atau alkohol dan lidah buaya, 3:2 jika menggunakan 99% alkohol.

OregonLive merekomendasikan rasio 2:1 untuk 91% isopropil alkohol terhadap lidah buaya. Anda juga bisa menambahkan delapan hingga 10 tetes minyak wangi jika Anda ingin aroma yang lebih baik.

Namun, ada kemungkinan risiko salah hitung takaran bahan. Jika Anda tidak memasukkan lidah buaya dalam takaran pas, kulit Anda bisa kering dan berujung pecah-pecah hingga berdarah, kata ahli patogenesis dari Universitas Manitoba, Kanada, Dr. Jason Kindrachuk.

Alkohol 60-90% memang ampuh menangkal virus tetapi tidak baik untuk kesehatan kulit Anda.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) memiliki instruksi resmi untuk membuat pembersih tangan disinfektan tetapi ini membutuhkan kecermatan khusus.

Anda membutuhkan air steril, alkoholometer untuk mengukur konsentrasi alkohol dalam produk akhir dan gliserol (juga dikenal sebagai gliserin), yang tidak mudah diukur.

WHO juga tidak merekomendasikan penggunaan pewarna, minyak esensial atau wewangian lain karena mereka dapat menyebabkan respons alergi - banyak resep DIY memasukkan essential oil untuk menutupi bau alkohol.

Konsultan Divisi Penyakit Infeksi di National University Hospital, Dr. Natasha Bagdasarian menuturkan essential oil tidak memberikan perlindungan yang andal dari beragam virus.

Di sisi lain, dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Persahabatan, Elisna Syahrudin menyarankan penggunaan produk termasuk hand sanitizer yang sudah terbukit ilmiah.

"Kalau saya berbasis ilmiah, kalau belum terbukti ya katakan tidak," kata dia. (OL-1)

Baca Juga

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

Hadapi Covid-19, Pengadaan Alat Pelindung Diri Semakin Digenjot

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 30 Maret 2020, 19:27 WIB
Di sisi lain, pemerintah telah melakukan pengadaan 191.666 set APD dan didistribusikan ke seluruh provinsi serta rumah sakit yang...
MI/Susanto

Keputusan Larangan Mudik Tunggu Presiden

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 30 Maret 2020, 19:20 WIB
Berdasarkan Ratas tentang Antisipasi Mudik Lebaran 2020 yang dipimpin Presiden, pemerintah masih akan melakukan kajian dampak ekonomi jika...
Antara/Nyoman Hendra Wibowo

Kriteria Jalur Prestasi dalam PPDB harus Jelas

👤Atikah Iswahyuni 🕔Senin 30 Maret 2020, 19:10 WIB
Pemerintah dan seluruh pihak terkait harus menetapkan definisi dari prestasi yang dimaksud, apakah akademik atau...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya