Sabtu 07 Maret 2020, 10:43 WIB

Satu Warga Filipina dan Dua WNI Diisolasi di RSUD dr Soekardjo

Kristiadi | Nusantara
Satu Warga Filipina dan Dua WNI Diisolasi di RSUD dr Soekardjo

MI/Kristiadi
Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman mencoba alat pengukur suhu tubuh kepada seorang staf RS dr Soekardjo.

 

TIGA orang yang terdiri dari satu warga negara asing asal Filipina dan dua warga negara Indonesia (WNI) telah diisolasi di ruang khusus di RSUD dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Ketiganya, masih dalam pemantauan dan belum masuk kategori suspek virus korona.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat mengatakan ketiga orang telah masuk ruang Isolasi khusus yang selama ini telah disiapkan di RSUD dr Soekardjo.

Ketiganya tiba di Tasikmalaya pada Kamis (27/2) karena melakukan bisnis di kota tersebut.

"Mereka telah masuk ruang isolasi khusus di RSUD dr Soekardjo setelah mengalami batuk, flu dan demam. Salah satunya warga Filipina yang berdomisili di Cirebon. Satu warga Jakarta dan satu berasal dari Kota Tasikmalaya. Namun, mereka juga telah koperatif saat petugas melakukan pemeriksaan di salah satu hotel di Kota Tasikmalaya," kata Uus, Sabtu (7/3).

Baca juga: Bali Optimistis Segera Bangkit

Uus mengatakan, antisipasi penyebaran virus korona di Kota Tasikmalaya selama ini tetap aman dan upaya yang dilakukan petugas juga bergerak cepat untuk melakukan tindakan

Sebelumnya, ketiga orang itu sempat dirawat di RS TMC hingga dirujuk ke RSUD dr Soekardjo. Akan tetapi, hasil pemeriksaan tim dokter, tiga orang itu masuk dalam kategori Orang dalam Pemantauan (ODP).

"Ketiga orang itu masih masuk orang dalam pemantauan dan rencananya mereka siang ini akan dipulangkan, setelah mereka terdeteksi para petugas menggunakan alat termoscaner inframerah. Kondisi awal, memang mereka itu mengalami demam tinggi, batuk dan flu tapi kondisinya sekarang ini sudah membaik tetapi masih dalam pemantauan," ujarnya.

Menurutnya, Dinas Kesehatan akan berupaya menyerahkan warga Filipina yang berdomisili di Cirebon. Namun, dia dalam pemantauan meskipun mereka juga harus menunggu masa inkubasi selama 14 hari di rumah sakit.

"Kami akan merujuk salah seorang warga Filipina dan Indonesia ke Cirebon dan Jakarta, tetapi untuk seorang lagi akan tetap berada di ruang isolasi khsusus," paparnya. (OL-1)

Baca Juga

ANTAR

Pemudik Kucingkucingan dengan Petugas

👤MI 🕔Selasa 07 April 2020, 03:05 WIB
SEJUMLAH pemudik tidak menghiraukan imbauan pemerintah agar tidak pulang kampung di tengah pandemi virus korona...
ANTARA

Lebih Aman Pakai Masker

👤MI 🕔Selasa 07 April 2020, 02:25 WIB
PEMAKAIAN masker saat berada di luar rumah terus digaungkan para pemimpin...
Dok Pemprov Jatim

Ganti Bikin Hazmat, Konveksi di Lampung Hentikan Produksi Seragam

👤Antara 🕔Senin 06 April 2020, 23:32 WIB
Proses pembuatan baju hazmat untuk tenaga medis sudah berjalan sejak dua pekan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya