Jumat 06 Maret 2020, 21:14 WIB

Wabah Korona Berimbas pada Kinerja Ekspor-Impor ke Tiongkok

Putra Ananda | Ekonomi
Wabah Korona Berimbas pada Kinerja Ekspor-Impor ke Tiongkok

MI/Andry Widyanto
Aktivitas bongkar muat ekspor-impor di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta

 

WABAH korona Covid-19 yang bermua di Tiongkok ikut mempengaruhi kinerja ekspor-Indonesia. Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyebutkan, Tiongkok merupakan salah satu tujuan utama ekspor Indonesia.

"Peran RRT sangat besar sebagai tujuan ekspor dan negara asal impor Indonesia," ujar Agus dalam acara diskusi publik bertajuk 'Kesiapan Perdagangan Indonesia Menghadapi Wabah Virus Corona' di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Jumat (6/3).

Agus mengungkapkan, sepanjang 2019 total nilai perdagangan Indonesia dengan Tiongkok mencapai angka 72,82 miliar dolar AS. Salah satu komoditas ekspor utama Indonesia ke Tiongkok ialah sarang burung walet serta hewan hidup yaitu reptil.

"Komoditas ekspor sarang burung walet ke RRT sangat besar. Periode Januari-November 2019, Indonesia tercatat mengekspor ke RRT dengan peningkatan sangat signifikan yaitu 67,65%," ujarnya.

Agus melanjutkan, total kenaikan ekspor non-migas Indonesia ke Tiongkok sepanjang 2019 mencapai 5,9% atau setara dengan 25,9 miliar dollar AS.

Baca juga : Dampak Korona, Pendapatan AP I Tergerus Rp207 M

Selain burung walet, bahan material seperti batu bara, nikel, hingga sawit juga mendominasi pasar ekpor Indonesia ke Tiongkok.

Agus menjelaskan, ekpor indonesia ke RRT juga dipengaruhi oleh industri pengolahan yang mencapai 61,1% dari total ekspor Indonesia di tahun lalu. Sementara untuk barang impor non-migas Tiongkok capai 44,65 miliar dollar AS.

"Impor Tiongkok ke Indonesia juga terganggu akibat virus korona. Seperti laptop, bawang putih, buah pir, hingga oven yang 90% impornya dari Tiongkok dipastikan akan terganggu," tuturnya.

Untuk itu, Agus mengatakan akan mencari alternatif dari negara lain demi memenuhi kebutuhan tersebut di dalam negeri.

"Memang perlu alternatif negara lain untuk supplier beberapa produk yang lebih dari 90% impornya berasal dari RRT," ujar dia. (OL-7)

Baca Juga

AFP

Huawei Beri Cloud Gratis 1.500 Jam untuk Lawan Covid-19

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Minggu 05 April 2020, 14:46 WIB
Huawei Cloud menyediakan sumber daya cloud hingga 1.500 jam dengan dukungan profesional nonstop yang tersedia pada situs Huawei Cloud...
DOK.MANULIFE

AAJI Apresiasi Langkah OJK Tanggulangi Dampak Covid-19

👤Despian Nurhidayat 🕔Minggu 05 April 2020, 14:08 WIB
Kebijakan countercyclical yang dikeluarkan oleh OJK bertujuan untuk menjaga stabilitas kinerja Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) di tengah...
ANTARA

Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, Stok Bawang Merah Dipastikan Aman

👤Despian Nurhidayat 🕔Minggu 05 April 2020, 13:54 WIB
Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto, mengatakan jelang Ramadhan ini, ketersediaan bawang merah dipastikan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya