Jumat 06 Maret 2020, 19:13 WIB

Warga Apresiasi Situs Khusus Korona yang Diluncurkan Pemprov DKI

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Warga Apresiasi Situs Khusus Korona yang Diluncurkan Pemprov DKI

Dok.MI
Situs pemantauan kasus Virus Korona milik Pemprov DKI Jakarta

 

VIRUS Korona menjadi perbincangan hangat beberapa negara semenjak Februari lalu. Namun, di Indonesia topik soal virus yang menyerang organ pernapasan ini baru memanas sepekan ini karena diumumkannya kasus pertama pada Senin (2/3) lalu.

Berbagai berita terkait virus yang pertama kali ditemukan di Tiongkok itu pun menjadi pencarian utama. Banyak warga terutama kaum milenial yang lekat dengan gawai selalu haus akan info terbaru.

Sama halnya dengan Wahyu (28) warga Jakarta Selatan. Ia pun segera mencari tahu tentang situs resmi informasi virus korona yang diluncurkan oleh Pemprov DKI hari ini. Alamat situs yakni corona.jakarta.go.id langsung diketiknya di layar telepon genggam pintar miliknya.

Dilihat dari tampilan, situs ini menurut Wahyu cukup sederhana. Banyak tampilan info disampaikan bukan hanya melalui tulisan tetapi juga gambar ilustrasi yang cukup menarik membuat informasi di dalamnya mudah dicerna.

"Ini membantu banget sih. Kita bisa update terus jumlah orang yang dirawat berapa, informasi pemantauan dan pengawasan," kata Wahyu kepada Media Indonesia, Jumat (6/3).

Infografis yang ditampilkan seperti upaya pencegahan penularan virus, upaya menjaga kebersihan dan meningkatkan kesehatan, hingga soal penggunaan masker dan kapan harus menggunakannya.

Di samping itu juga ada halaman tersendiri terkait pertanyaan yang kerap ditanyakan oleh warga soal korona di halaman Frequently Asked Questions (FAQ).

"Kan kadang kita ada yang malu atau khawatir tanya ke call center. Dengan lihat situs itu saja kita bisa kira-kira kita tergolong sakit kena virus atau nggak. Kalaupun belum jelas ya tinggal ke call center," ungkap pegawai swasta itu.

Selain jumlah orang yang dipantau dan diawasi, situs juga memuat info terkait sebaran asal warga yang dipantau dan diawasi.

"saya hitung tadi ada 44 WNA yang juga dipantau dan diawasi di Indonesia. Lumayan banyak juga. Saya pikir hanya WNI yang masuk dalam pemantauan," kata Anggi (33) warga Jakarta Timur.

Total WNA yang terbanyak diawasi maupun dipantau rerkait korona di Jakarta adalah WN Tiongkok sebanyak 18 orang. Sementara untuk WNI sebanyak 234 orang.

Dari data di situs itu juga terlihat paling banyak warga yang dipantau ialah yang berusia produktif yakni 88 orang berusia antara 20-29 tahun dan 97 orang berusia 30-39 tahun. Hanya 22 warga yang dipantau maupun diawasi berusia di bawah 19 tahun.

Sementara itu, Anggi menyebut kekurangan situs ini ialah datanya hingga malam ini belum diperbarui.

"Beda dengan situs luar negeri yang datanya diperbarui tiap beberapa jam. Bahkan bila menit berikutnya ada kasus baru langsung update," ungkapnya.(OL-4)

Baca Juga

Antara

Kapolda Jamin Keamanan di Jakarta Saat PSBB

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 08 April 2020, 16:39 WIB
PSBB dikhawatirkan akan dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk melakukan aksi kejahatan, untuk itu upaya-upaya preventif, preemtif, dan...
MI/Iqbal Al Machmudi

Anies: 61% Kasus Meninggal Dunia Akibat Covid-19 Lansia

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 08 April 2020, 16:30 WIB
Anies Baswedan minta jajarannya memperhatikan kelompok rentan lansia dan yang memiliki penyakit bawaan sebab risiko kematian akibat...
Antara

Polri Waspadai Pelanggaran Selama Penerapan PSBB

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 08 April 2020, 16:15 WIB
Demi memastikan penerapan PSBB di DKI Jakarta,  Polri melalui surat telegram No. ST/1098/IV/HUK.7.1./2020 akan mewaspadai sejumlah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya