Jumat 06 Maret 2020, 18:03 WIB

Cegah Korona Menyebar, Wisatawan Asing di Bandung Barat Dibatasi

Depi Gunawan | Nusantara
Cegah Korona Menyebar, Wisatawan Asing di Bandung Barat Dibatasi

ANTARA/M Agung Rajasa
Petugas medis melakukan simulasi penanganan pasien terjangkit virus corona di RS Hasan Sadikin, Bandung, Jawa Barat, Jumat (6/3).

 

PEMDA Bandung Barat mengimbau pengelola obyek wisata membatasi kunjungan wisatawan asing pascamasuknya virus korona (Covid-19) ke Indonesia.

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna, mengatakan pembatasan wisatawan asing perlu dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar penyebaran virus asal Kota Wuhan Tiongkok itu tidak sampai menyebar hingga ke Bandung Barat.

"Pengelola obyek wisata harus teliti terhadap wisatawan asing, harus dibatasi dan dipantau. Jadi semuanya harus bergerak," kata Aa Umbara, Jumat (6/3).

Dia menyatakan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) selaku pihak berwenang harus bergerak ke sejumlah obyek wisata untuk memantau wisatawan asing itu.

"Kewenangannya kan memantau pariwisata, jadi harus keliling berjaga di setiap obyek wisata. Karena siapa tahu wisatawan asing terindikasi bisa menularkan virus itu," ujarnya.

Sebelum virus korona masuk ke Indonesia, dia mengaku, Pemda Bandung Barat sudah melarang Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) untuk tidak pulang ataupun pergi ke negara asal mereka.

"Kita kan sudah melarang TKA di KCIC tidak pulang ke negaranya, atau balik lagi ke sini. Jadi, Disnaker juga sama harus bergerak," jelasnya.

Baca juga: Dai di Aceh Diminta Sampaikan Covid-19 Proporsional

Sementara itu, Kepala Disbudpar Bandung Barat, Sri Dustirawati mengungkapkan, sejumlah obyek wisata di wilayahnya mengalami penurunan kunjungan. Selain akibat banjir Jakarta, wabah virus korona juga menjadi sebab anjloknya jumlah wisatawan.

"Penurunan jumlah kunjungan secara keseluruhan jika di rata-rata sekitar 30%-40% dibanding tahun sebelumnya," ungkapnya.

Dia menerangkan, penurunan jumlah wisatawan itu sudah terjadi sejak lama. Berdasarkan laporan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), banjir Jakarta dan sekitarnya juga menjadi sebab turunnya angka wisatawan ke Bandung Barat.

"Kekhawatiran wisatawan sudah terjadi sejak jauh-jauh hari sebelum diumumkannya dua pasien positif korona. Terlebih, Indonesia juga sudah membatasi kunjungan wisatawan mancanegara," tambahnya. (A-2)

Baca Juga

 ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

10 Pasien Positif Korona Kembali Sembuh di Kota Semarang

👤Akhmad Safuan 🕔Kamis 09 April 2020, 09:08 WIB
Adanya 10 pasien covid-19 di Kota Semarang, berarti sudah 17 pasien covid-19 yang sembuh dari total 54 orang yang...
ANTARA/Gusti Tanati

Papua Tingkatkan Status Jadi Tanggap Darurat Covid-19

👤Antara 🕔Kamis 09 April 2020, 09:06 WIB
Status tanggap darurat ditetapkan dari 9 April hingga 6 Mei...
MI/Djoko Sardjono

Bantu Stok Darah PMI, Kodim 0723 Klaten Gelar Donor Darah

👤Djoko Sardjono 🕔Kamis 09 April 2020, 08:52 WIB
Komando Daerah Militer (Kodim) 0723 Klaten melaksanakan aksi donor darah untuk membantu stok darah PMI yang kini kekurangan akibat pandemi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya