Jumat 06 Maret 2020, 17:45 WIB

Setop Berpolemik! Polisi Diperbolehkan Jual Masker Sitaan

Indriyani Astuti | Humaniora
Setop Berpolemik! Polisi Diperbolehkan Jual Masker Sitaan

Antara
Sejumlah warga mengantre membeli masker pada operasi pasar masker di JakMart, Pasar Pramuka, Jumat (6/3/2020).

 

POLRES Jakarta Utara menjual masker hasil sitaan dari pelaku penimbunan kepada masyarakat. Barang sitaan tersebut dijual dengan harga normal.

Menanggapi hal itu, Menteri Koordiantor Bidang Hukum, Politik, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyampaikan hal itu diperbolehkan karena masyarakat membutuhkan.

Baca juga: Bertambah, WNI Positif Korona Jadi 4 Orang

"Masyarakat butuh jika uangnya tidak dimakan sendiri dan dari mana dia disita. Yang penting dipertanggungjawabkan dan masyarakat butuh supaya dilayani," ujar Mahfud sesuai berkunjung ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Jakarta, pada Jumat (6/3).

Ia menjelaskan dalam teori pidana, sebuah tindak pidana dibangun atas dua unsur yaitu unsur objektif/physical yaitu actus reus (perbuatan yang melanggar undang-undang pidana) dan unsur subjektif/mental yaitu men srea (niat pelaku).

Dari unsur pertama (actus reus), menjual masker sitaan memang melanggar, tetapi ada niat menolong orang lain. "Menolong orang yang butuh tidak masalah," tukasnya.

Seperti yang telah diberitakan, kelangkaan masker terjadi disebabkan kekhawatiran masyarakat terhadap penyebaran virus Korona (COVID-19). Masker menjadi salah satu barang yang banyak dibeli masyarakat belakangan ini dengan alasan pencegahan. (Ind/A-3)

Baca Juga

Antara

Pegadaian Donasi Ambulans dan Peralatan Medis

👤Atalya Puspa 🕔Selasa 07 April 2020, 15:40 WIB
PT Pegadaian (Persero) menyerahkan satu unit ambulans yang telah dimodifikasi dan peralatan medis ke PMI DKI Jakarta untuk membantu...
Antara/Risyal Hidayat

Pertamina Kebut Kesiapan RS Darurat dan Rujukan Covid-19

👤Despian Nurhidayat 🕔Selasa 07 April 2020, 15:14 WIB
Langkah itu sesuai mandat Kementerian BUMN, agar Pertamina berperan aktif dalam penanganan pasien...
AFP

Penelitian Vaksin Covid-19 Minimal Satu Tahun

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Selasa 07 April 2020, 13:58 WIB
Hal itu diungkapkan Menteri Ristek/Kepala BRIN, Bambang Brodjonegoro. Kecuali, terdapat vaksin yang sudah dikembangkan di luar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya