Jumat 06 Maret 2020, 17:31 WIB

Bertambah, WNI Positif Korona Jadi 4 Orang

Astri Novaria | Humaniora
Bertambah, WNI Positif Korona Jadi 4 Orang

MI/Supardji Rasban
Tim medis RSUD Dr. Soeselo, Slawi, Kabupaten Tegal, Jateng, sedang (simulasi) penanganan pasien terpapar virus korona.

 

KEMENTERIAN Kesehatan mengungkapkan dua Warga Negara Indonesia (WNI) lagi dinyatakan positif menderita penyakit saluran pernafasan yang disebabkan oleh virus corona jenis baru atau COVID-19.

"Kami dapatkan dua orang confirm positif (korona), yang kami sebut sebagai kasus No 3 dan No 4," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, sekaligus juru bicara penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, di kantor Staf Kepresidenan di Jakarta, Jumat (6/3).

Baca juga: Ini Gejala Harian Virus Korona, Kapan Perlu ke Dokter?

Jumlah warga yang positif korona tersebut menambah jumlah dua WNI yang sebelumnya juga sudah dinyatakan positif COVID-19 yang dinamakan kasus 1 dan kasus 2, yaitu seorang ibu berusia 64 tahun dan anaknya berusia 31 tahun di Depok, Jawa Barat. Keduanya sejak 1 Maret 2020 dirawat di RS Penyakit Infeksi Sulianti Suroso.

Yurianto mengatakan kasus 3 dan kasus 4 diketahui punya kontak dekat dengan kasus 1.

"Kondisi kasus No 3 dan 4 suhu tubuhnya 37,6 derajat dan 37,7 derajat, ada keluhan batuk, keluhan pilek, tapi tidak ada keluhan sesak nafas dan kita harap kondisi intervensi agar bisa baik," ucap Yurianto.

Yurianto pun mengungkapkan bagaimana contact tracing terhadap keduanya.

"Begitu kami ada kasus 1 dan kasus 2, kami memutuskan segera melakukan conctact tracing, mencari, mengidentifikasi orang-orang yang kontak dekat dengan kasus 1 dan 2. Pada awalnya data yang kami terima 80 orang yang berada di tempat itu, dan 80 orang ini gabungan dari tamu, pegawai tempat itu, termasuk orang-orang yang berada di sekitar itu yang memungkinkan terjadi kontak, seperti tukang parkir," ungkap Yurianto.

Penelurusan itu, katanya, dilakukan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Polri dan BIN.

"Dari 80 orang itu kami bisa dikecilkan karena ada orang-orang yang tidak berada di ruangan itu, seperti tukang parkir dan juga tukang masak tidak masuk, jadi dikecilkan jadi 20 orang," kata Yurianto.

Dan setelah dilakukan pendalaman, kemudian dikerucutkan lagi menjadi tujuh orang.

"Ke-7 orang ini yang kemudian kami bawa semua ke RS, yaitu RS Sulianti Saroso, dan kami observasi dan isolasi masing-masing. Kami lakukan serangkaian pemeriksaan karena ketujuh orang ini memiliki gejala fisik yang mengarah ke influenza meski tidak ada yang berat, hanya influenza ringan dan sedang, pilek dan panas yang tidak tinggi," ujar Yurianto.

Baca juga: Mayoritas Pasien Terinfeksi Covid-19 Punya Penyakit Penyerta

Dari ketujuh orang itu pun lalu dilakukan pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) dan Genome Sequencing dan didapati dua di antaranya positif.

"Jadi tambah 2 lagi kasus 3 dan 4 yang merupakan rangkaian dari contact tracing dari kasus no 1 dan 2," kata Yurianto. Kedua pasien tambahan itu berusia 32 tahun dan 34 tahun. (Ant/OL-6)

Baca Juga

Dok Kedubes Korsel untuk Indonesia

Korsel Salurkan Bantuan Covid-19 untuk Indonesia

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 09 April 2020, 06:30 WIB
Bantuan itu meliputi alat tes (PCR test kit) dan 300 unit alat penyemprot (rechargeable battery power...
Dok.Metro TV/Medcom.id

Bansos untuk Warga Terdampak Covid-19

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 09 April 2020, 06:15 WIB
Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Pemprov DKI dan Kodam Jaya perihal pembagian bantuan secara langsung ke rumah warga yang...
Duta

Hewan Bantu Anak Bersosialisasi

👤Daily Mail/Nur/X-7 🕔Kamis 09 April 2020, 06:05 WIB
Menurut studi, berinteraksi dengan hewan peliharaan dapat membantu anak-anak belajar tentang konsep...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya