Jumat 06 Maret 2020, 16:19 WIB

Pemblokiran Paspor WNI Eks ISIS Diproses

Indriyani Astuti | Politik dan Hukum
Pemblokiran Paspor WNI Eks ISIS Diproses

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Menko Polhukam Mahfud MD

 

KEMENTERIAN Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) tengah memproses pemblokiran paspor milik warga negara Indonesia (WNI) yang dterbukti terlibat sebagai Foreign Terorist Fighter (FTF) di Islamic State (IS).

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menjelaskan bahwa hal itu sudah menjadi keputusan dalam rapat kabinet di Istana Presiden, Jakarta, beberapa waktu lalu.

"FTF paspornya ditutup karena dalam proses tidak boleh pulang," ujar Mahfud seusai mengunjungi Kementerian Hukum dan HAM, di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, pada Jumat (6/3).

Meski pemerintah sedang melakukan proses pemblokiran, Mahfud enggan merinci jumlah dan nama-nama WNI yang terlibat dalam FTF. Menurutnya data tersebut tidak untuk disebarluaskan.

Di samping menanyakan progress soal pemblokiran paspor, Menkopolhukam juga meminta Kementerian Hukum dan HAM untuk mendata narapidana terorisme yang tengah menjalani proses deradikalisasi di lembaga permasyarakatan (Lapas). Adapun salah satu Lapas yang dijadikan tempat deradikalisasi ialah Nusa Kambangan di Provinsi Jawa Tengah.

"Di Nusa Kambangan sudah ada 48 mantan teroris yang sekarang sudah kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan menunjukkan kesetiaan pada NKRI," tutur Mahfud.

Direktur Jenderal HAM Kementerian Hukum dan HAM Mualimin Abdi pada kesempatan itu menambahkan di seluruh Indonesia terdapat 117 narapidana terorisme yang sedang menjalani program deradikalisasi.

Program tersebut, bertujuan untuk menyadarkan pelaku tindak pidana terorisme untuk kembali pada ideologi NKRI. Ia menjelaskan narapidana yang sudah menjalani deradikalisasi tidak langsung kembali ke masyarakat. Mereka masih harus menjalani sisa masa hukuman atas tindakan pidana yang dilakukan.

"Tidak langsung kembali ke masyarakat ada prosedur hukum lain hukumannya sudah habis belum. Kalau sudah habis mau dikemanakan," tukasnya. (OL-4)

Baca Juga

Medcom.id/ Ilham Wibowo

Polisi Tangkap Pelaku Penghina Jokowi

👤tri/P-5 🕔Selasa 07 April 2020, 07:45 WIB
Dari hasil pemeriksaan, motif tersangka adalah menyebarluaskan paham yang diyakininya, yang ini beberapa paham yang...
PARLEMEN/MARIO

Pangeran Khairul Saleh Gantikan Mulfachri

👤Pro/Ant/P-5 🕔Selasa 07 April 2020, 07:40 WIB
Pangeran menggantikan Mulfachri Harahap berdasarkan keputusan Ketua Fraksi PAN Hanafi Rais dan Sekretaris Fraksi PAN Ahmad...
Dok Kementerian PUPR

Dana Ibu Kota Baru untuk Lawan Korona

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Selasa 07 April 2020, 07:30 WIB
Komisi II meminta pemerintah mengalihkan dana pembangunan ibu kota negara baru untuk penanganan pandemi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya