Jumat 06 Maret 2020, 11:14 WIB

Penyaluran Santunan Kematian Diduga tidak Transparan

KG/J-3 | Megapolitan
Penyaluran Santunan Kematian Diduga tidak Transparan

MI/ BARY FATHAHILAH
Sejumlah warga mengantre pembagian dana santunan kematian sebesar Rp 2 juta di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Kota Depok

 

ANGGOTA Komisi A DPRD Kota Depok Nurhasim, kemarin, menegaskan, semua warga Kota Depok berhak mendapatkan santunan kematian. Tujuannya untuk membantu dan meringankan keluarga yang berduka.

Pernyataan Nurhasim terkait pengaduan warga ke DPRD yang menyebut hanya keluarga kurang mampu yang diberikan santunan. Sementara itu, warga dari kalangan ekonomi menengah ke atas tidak diberikan.

Nurhasim menduga penyaluran dana santunan kematian yang bersumber dari APBD tidak transparan. Ia berjanji membawa masalah ini ke rapat komisi sekaligus meminta dana itu audit.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Dinas Sosial Kota Depok Usman Helyana mengakui hanya ahli waris dari warga miskin yang mendapatkan dana santunan kematian Rp2 juta per orang. (KG/J-3)

Baca Juga

MI/Susanto

Festival Palang Pintu Ditunda

👤Antara 🕔Sabtu 04 April 2020, 18:53 WIB
Festival Palang Pintu Kemang merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh masyarakat Kemang, Kelurahan...
MI/TRI SUBARKAH

Bantu Warga Terdampak Covid-19 Lewat Warteg Peduli Tetangga

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Sabtu 04 April 2020, 18:52 WIB
Supaya masyarakat tidak sulit mencari makan di Jakarta selama wabah korona (Covid-19) melanda, Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar)...
MI/Susanto

Erick Thohir Ungkap Duka bagi Arminsyah: Saya Kenal Baik Almarhum

👤Faustinus Nua 🕔Sabtu 04 April 2020, 17:48 WIB
"Semoga keluarga almarhum Pak Arminsyah diberikan kesabaran dan ketabahan," tambah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya