Jumat 06 Maret 2020, 10:20 WIB

ASN Kemenag Diminta Ikut Tenangkan Masyarakat Soal Korona

Siswantini Suryandari | Humaniora
ASN Kemenag Diminta Ikut Tenangkan Masyarakat Soal Korona

MI/INSI NANTIKA JELITA
Sejak virus korona telah masuk ke Indonesia, masyarakat berburu masker di Pasar Pramuka, Jakarta, Kamis (5/3/2020).

 

APARATUR Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama diminta untuk ikut menenangkan masyarakat dalam mengantisipasi dampak Novel Coronavirus atau yang dikenal sebagai Covid-19. Sesuai tugas dan fungsinya, hal itu disampaikan dengan pendekatan dan perspektif keagamaan.

"Saya sudah menerbitkan edaran, meminta agar ASN Kemenag ikut meyampaikan penjelasan, bimbingan, imbauan, dan penyuluhan kepada masyarakat dari perspektif keagamaan. Bersifat menenangkan terkait situasi menghadapi sebaran virus korona," terang Plt Sekjen Kemenag Nizar dlaam keterangan resmi, Jumat (6/3).

Menurut Nizar, ASN juga diminta saling berbagi informasi dan edukasi terkait Novel Coronavirus dan cara mencegah penularannya. Misalnya, dengan mencuci tangan menggunakan sabun, dan memperhatikan etika batuk atau bersin. Bagi yang mengalami gejala demam, batuk, sesak, dan gangguan pernafasan, agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Termasuk bagi ASN yang memiliki riwayat perjalanan dari negara terjangkit dalam waktu 14 hari sebelum timbul tanda/gejala.

"Informasi dan edukasi dapat diberikan dalam bentuk media cetak maupun elektronik," ujarnya.

Jika ditemukan kasus suspek virus korona berat, dan memiliki riwayat perjalanan dari negara terjangkit, lanjut Nizar, ASN Kemenag harus segera melaporkan kepada Ditjen P2P melalui Public Health Emergency Operation Centre (PHEOC). Pelaporan bisa melalui pesan tertulis melalui nomor Whatsapp 087806783906 atau email poskoklb@yahoo.com.

"Jangan lupa, menyampaikan tembusannya ke Kementerian Agama Pusat melalui e-mail humas@kemenag.go.id," terangnya.

Nizar juga meminta agar pelayanan publik di bidang pendidikan agama dan keagamaan tetap berjalan sesuai tugas dan fungsi unit kerja masing-masing. Namun, prosesnya dilakukan dengan senantiasa meningkatkan kewaspadaan terkait situasi dan penyebaran Covid-19.

baca juga: Gelar Rakernas, Ikanu Soroti Peran Agamawan Hadapi korona

"Paramedis di masing-masing unit diminta lebih proaktif bersama seluruh pegawai dalam kegiatan pencegahan wabah COVID-19, dengan tetap mengacu pada Pedoman Kesiapsiagaan Menghadapi Coronavirus Disease (Covid-19) yang dikeluarkan Kemenkes," pesan Nizar.

"Pimpinan dan jajaran Kemenag akan terus memantau perkembangan persebaran kasus virus korona ini sesuai dengan kapasitas yang dimiliki, dan akan menyampaikannya kepada masyarakat," pungkasnya. (OL-3)

 

Baca Juga

MI/Ramdani

Ussy Sulistiawaty Bagikan Hand Sanitizer Gratis

👤MI 🕔Sabtu 04 April 2020, 01:00 WIB
PRESENTER Ussy Sulistiawaty, 38, menunjukkan kepedulian sosial di tengah wabah virus korona dengan membagi-bagikan hand sanitizer...
AFP

Tom Holland Usir Bosan ala Spider-Man

👤Atikah Ismah Wahyu 🕔Sabtu 04 April 2020, 00:15 WIB
PANDEMI covid-19 yang melanda berbagai belahan dunia membuat masyarakat tinggal di rumah dan melakukan isolasi...
 SKETSA MI/Seno

Sebanyak 2.311 Pekerja Alami PHK Akibat Wabah Covid-19

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 03 April 2020, 21:52 WIB
Dengan begitu Pemerintah pusat melakukan segenap upaya untuk mengatasi hal tersebut salah satunya adalah memberikan pelatihan dalam program...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya