Jumat 06 Maret 2020, 09:33 WIB

Geopark Meratus Jadi Wisata Andalan Kalsel

Denny Susanto | Nusantara
Geopark Meratus Jadi Wisata Andalan Kalsel

MI/DENNY SUSANTO
Pemandangan jalur rafting di Pegunungan Meratus, Kalimantan Selatan yang akan dijadikan geosite pariwisata andalan.

 

PEMPROV Kalimantan Selatan serius mengembangkan sejumlah geosite di wilayah Geopark Pegunungan Meratus menjadi wisata andalan daerah. Posisi Kalsel yang dinilai strategis sebagai gerbang ibukota negara di Kalimantan diharapkan dapat berpengaruh positif bagi pembangunan sektor pariwisata.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Nurul Fajar Desira, mengatakan Pemprov Kalsel serius dalam mengembangkan sektor wisata untuk mendongkrak PAD di luar sektor tambang.

"Geopark Pegunungan Meratus kita targetkan akan menjadi global geopark Unesco pada 2021 mendatang. Beberapa geosite akan dibenahi menjadi obyek wisata andalan," ungkapnya, Jumat (6/3).

Fajar Desira yang juga menjabat Kepala UPT Geopark Pegunungan Meratus mengatakan beberapa geosite yang menjadi andalan meliputi kawasan Pendulangan Intan Cempaka Kota Banjarbaru, Tahura Sultan Adam Mandiangin Kabupaten Banjar, dan kawasan batu Plateogranit di Mantewe Kabupaten Tanah Bumbu.

Saat ini Geopark Pegunungan Meratus berstatus Geopark Nasional meliputi 67 geosite yang tersebar di 10 kabupaten/kota, terbanyak berada di kawasan pegunungan Meratus Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Hulu Sungai Tengah. Adapun geosite yang ditetapkan berupa hutan, goa, air terjun, danau, perbukitan, pegunungan karst, lembah dan sebagainya. Termasuk kawasan pendulangan intan Cempaka Kota Banjarbaru.

Selain wisata alam dan budaya, Kalsel juga mulai mengembangkan wisata minat khusus berupa wisata petualangan seperti rafting, tubing, cycling, dan water sport.

Direktur Borneo Riam Outdoor (BRO) Kalsel, salah satu operator wisata petualangan, Bandi Chairudin  mengatakan cikal bakal wisata petualangan sudah ada sejak lama tetapi baru menjadi trend dalam beberapa tahun terakhir ini di Indonesia termasuk Kalsel.

"Dengan Kalsel yang memiliki kawasan Pegunungan Meratus yang membentang di 10 kabupaten tentunya merupakan potensi besar untuk dikembangkan dalam bentuk wisata petualangan. Baik hutan, tebing, sungai, goa maupun gunung itu sendiri," tutur Wakil Ketua Umum Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kalsel ini.

Diakuinya meski memiliki potensi yang besar namun, industri pariwisata Kalsel masih jauh tertinggal dari daerah lain seperti Bali, Jogyakarta atau Jawa Timur. Wisata petualangan adalah sebuah kegiatan wisata menarik tetapi menantang dirancang dengan tantangan namun tetap mengutamakan proteksi keselamatan. Wisata petualangan mengandalkan
potensi alam sebagai sarana utama.

baca juga: Harga Gula Melambung di Jateng, Belum Perlu Operasi Pasar

Beberapa wisata petualangan di Kalsel yang sudah banyak dikenal antara lain bamboo rafting Sungai Amandit, Loksado, Lembah dan puncak Kahung, perbukitan karst, puncak Halau-halau Meratus, Riam Nateh dan lainnya. (OL-3)

 

Baca Juga

MI/Rendy Ferdiansyah.

BMKG : Aceh Harus Waspadai Cuaca Ekstrem Hingga Pekan Depan

👤Mediaindonesia 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 21:30 WIB
Hingga awal pekan depan 'share line' (belokan angin) masih akan terjadi di...
Istimewa

Penyuluh Harus Masif Kawal Petani Food Estate Kalteng

👤Surya Sriyanti 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 20:55 WIB
PENYULUH pusat dan daerah harus lebih masif mendampingi petani ditarget lokasi food estate di Kabupaten Kapuas, Kalteng. Sebab olah...
ANTARA

Ke Yogya Dalam Kondisi Tidak Fit? Bersiap Dihukum Menyapu Jalan

👤Ardi Teristi 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 18:50 WIB
Wisatawan yang ingin datang ke Yogyakarta juga diminta memastikan diri tidak mempunyai kontak erat dengan orang positif Covid-19 atau...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya