Jumat 06 Maret 2020, 09:01 WIB

Sekolah Dasar di India Diliburkan karena Virus Korona

Antara | Internasional
Sekolah Dasar di India Diliburkan karena Virus Korona

AFP/NARINDER NANU
Warga penganut Sikh membaca papan informasi mengenai cara pencegahan infeksi virus korona di Amritsar, India.

 

PEMERINTAH India, Kamis (5/3), meliburkan semua sekolah dasar (SD) di ibu kota negara, New Delhi, hingga akhir Maret serta mengeluarkan larangan baru perjalanan dari Italia dan Korea Selatan (Korsel) guna mencegah penyebaran virus korona.

Perdana Menteri India Narendra Modi, sementara itu, menunda kunjungannya ke Brussel untuk menghadiri pertemuan puncak dengan para pemimpin Uni Eropa akhir Maret.

Jumlah total orang yang mengidap COVID-19 di India pada Rabu (4/3) meningkat menjadi 29, dari hanya enam orang pekan ini.

Orang-orang yang pernah mengunjungi Italia atau Korsel sekarang akan diwajibkan menunjukkan sertifikat sudah dites negatif untuk virus korona.

Baca juga: Palestina Konfirmasi Kasus Virus Korona Pertama

Langkah itu bersifat sementara dan akan mulai diberlakukan minggu depan, menurut pernyataan pemerintah.

India juga telah menangguhkan sebagian besar visa bagi warga negara Jepang, Korsel, Italia, Iran dan Tiongkok, juga bagi mereka yang berkunjung ke lima negara itu sejak Februari.

Wakil kepala menteri Delhi mengumumkan melalui Twitter bahwa semua sekolah dasar di ibu kota akan ditutup untuk mencegah kemungkinan penyebaran virus korona. (OL-1)

Baca Juga

AFP/ATTA KENARE

Iran Laporkan 133 Kematian Baru Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 07 April 2020, 18:45 WIB
Iran pada Selasa (7/4) melaporkan 133 kematian baru akibat virus covid-19. Alhasil jumlah total kematian yang dikonfirmasi secara resmi...
AFP/ROSLAN RAHMAN

Singapura Jadi 'Kota Mati' karena Pandemi Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 07 April 2020, 18:35 WIB
Distrik bisnis yang biasanya ramai di Singapura nyaris sepi pada Selasa (7/4) karena sebagian besar tempat kerja di negara itu ditutup....
AFP

PM Inggris Harus Dibantu Pasokan Oksigen di ICU

👤Henri Siagian 🕔Selasa 07 April 2020, 18:33 WIB
Meskipun telah menerima oksigen, kantor PM Inggris menyatakan Johnson masih sadar dan dipindahkan ke perawatan intensif jika dia perlu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya