Jumat 06 Maret 2020, 04:00 WIB

Hanya Targetkan Satu Gelar

Akmal Fauzi | Olahraga
Hanya Targetkan Satu Gelar

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti

PERSATUAN Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) hanya menargetkan satu gelar juara dari All England 2020 yang akan mulai digelar pekan depan.

"Target kami tetap satu gelar, mempertahankan raihan tahun lalu. Sektor mana yang ditargetkan, saya enggan menyebutkan. Dikhawatirkan jadi beban si atlet tesebut," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti di Jakarta, kemarin.

Pada 2019, timnas Indonesia tidak pulang dengan tangan kosong karena ada medali emas yang disumbangkan pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Tahun ini, Indonesia di turnamen bulu tangkis tertua tersebut akan diperkuat 25 atlet. Empat wakil di ganda putra terdiri atas Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Ahsan/Hendra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Ade Yusuf/Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira.

Dari tunggal putra, ada Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito, dan Tommy Sugiarto. Dari tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung berjuang sendiri kali ini. Dia diharapkan bisa lebih baik daripada tahun lalu. Kala itu, Gregoria langsung terhenti di babak pertama.

Di ganda putri, pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu masih jadi kekuatan utama bagi Indonesia untuk meraih gelar. Mereka ditemani Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto.

Peluang gelar juga diharapkan muncul dari sektor ganda campuran melalui Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, dan Adnan Maulana/Mychelle Chrystine Bandaso.

Susy menilai siapa yang paling berpeluang dapat gelar ialah mereka yang turun di nomor ganda putra. Namun, kata dia, tunggal putra, ganda putri, dan ganda campuran tetap punya peluang yang sama. "Untuk tunggal putri, bukannya pesimistis, kami lebih realistis melihat persaingan di lapangannya," ujarnya.

Pada saat yang sama, Hendra mengaku tidak memusingkan soal target di Inggris nanti. "Kami mau step by step dulu saja, tidak memikirkan target tertentu. Semuanya saat ini berpeluang, persaingan juga cukup merata di ganda putra. Tidak ada lawan yang mudah, semuanya perlu diwaspadai," kata Hendra.

Poin Olimpiade

Sekretaris Jenderal PBSI Achmad Budiharto mengatakan Indonesia akan memaksimalkan All England tahun ini untuk memantapkan poin menuju Olimpiade 2020 yang akan digelar Juli-Agustus di Jepang.

"Kami harap ini adalah kesempatan baik untuk tim Indonesia. Semakin memantapkan diri. Bagi yang belum, ini adalah kesempatan untuk memfiksasikan masuk ke perhitungan Olimpiade," kata Achmad yang juga menjadi ketua kontingen tim Indonesia di Inggris.

Di sisi lain, PBSI juga terus mewaspadai wabah virus korona yang belakangan mengganggu jadwal pelaksanaan ajang olahraga hampir di seluruh dunia. Susy mengatakan, meski dibayangi isu penyebaran korona, berbagai persiapan nonteknis untuk melindungi atlet selama pertandingan di Inggris nanti sudah diberikan. (R-3)

Baca Juga

ANTARA/Sigid Kurniawan

Indonesia Terbuka Resmi Ditunda

👤Antara 🕔Selasa 07 April 2020, 05:18 WIB
Turnamen Super 1.000 itu sebelumnya dijadwalkan digelar pada 16-21 Juni 2020 di Istora Senayan,...
AFP

Olimpiade Ditunda, Atlet Disarankan Jaga Kesehatan Mental

👤Ant 🕔Selasa 07 April 2020, 02:19 WIB
"Anda menghabiskan empat tahun dan tahu pasti kapan saatnya beraksi, tubuh sudah siap, tetapi tiba-tiba dipaksa menanti," kata...
AFP

Nadal dan Djokovic Bertanding di Turnamen Tenis Online

👤Ant 🕔Selasa 07 April 2020, 01:34 WIB
Turnamen ini juga bertujuan menggalang dana bagi tokoh olah raga serta masyarakat yang terdampak pandemi virus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya