Kamis 05 Maret 2020, 21:15 WIB

Arak Bali Kantongi Izin Edar Badan POM

Arnoldus Dhae | Humaniora
Arak Bali Kantongi Izin Edar Badan POM

MI/Arnoldus dhae
Ketua Badan POM menyerahkan sertifikat edar untuk minuman tradisional Arak Bali.

 

WAKIL Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati mengapresiasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) yang memberikan sertifikat izin edar untuk arak Bali.

"Saya memberikan apresiasi kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan yang memberikan dukungan terhadap peningkatan daya saing produk obat tradisional, suplemen kesehatan dan kosmetik di Provinsi Bali melalui program percepatan perizinan dan bimbingan teknis," ujar Cok Ace, sapaan Wagub Bali, Kamis (5/3).

Menurutnya, hal ini tentunya sejalan dengan visi nangun sat kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana di mana Bali ingin menjaga keseimbangan alam dan kebudayaan Bali. Visi ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan harapan dan aspirasi krama Bali dalam berbagai aspek kehidupan serta meningkatkan kapasitas krama Bali dalam menghadapi berbagai tantangan lokal nasional maupun global.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Bali telah menerbitkan Peraturan Gubernur nomor 55 tahun 2019 tentang Pelayanan Kesehatan tradisional Bali. Pergub ini bertujuan untuk mendorong masyarakat Bali agar membiasakan diri hidup sehat dengan pola hidup back to nature atau selaras dengan alam. Obat tradisional, suplemen kesehatan dan kosmetik organik memiliki peluang pasar yang semakin terbuka lebar di masa depan.

Baca Juga : Minuman Beralkohol dan Kearifan Lokal

Hal ini tentu mendatangkan peluang bagi UMKM yang bergerak dalam bidang obat tradisional suplemen, kesehatan dan kosmetik organik. Pada umumnya, jelas Cok Ace, kendala UMKM untuk mengembangkan bisnisnya antara lain berupa perizinan, ketersediaan dan kualitas bahan baku, akses permodalan, kapasitas produksi, inovasi, pemasaran dan sumber daya manusia.

"Program percepatan perizinan dan bimbingan teknis yang dilakukan oleh Badan POM sudah tepat untuk membantu mengatasi persoalan UMKM. Proses legalisasi arak Bali ini tidak dapat terwujud tanpa dukungan dari Badan POM," ujarnya.

Sementara Kepala Badan POM Republik Indonesia Penny K. Lukito, MCP mengatakan, pihaknya berkomitmen memberikan dukungan terhadap peningkatan daya saing produk dalam negeri.

"Arak Bali itu ada di bawah pengawasan pangan. Melalui proses panjang sampai mendapatkan izin edar tidak mudah. Tentunya proses tersebut didukung, dalam arti kita harus menghargai keberagaman dan setiap wilayah sebaiknya memiliki kuliner atau pangan tradisional yang khas masing-masing," ujar Penny. (OL-13)

 

Baca Juga

Dok Kedubes Korsel untuk Indonesia

Korsel Salurkan Bantuan Covid-19 untuk Indonesia

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 09 April 2020, 06:30 WIB
Bantuan itu meliputi alat tes (PCR test kit) dan 300 unit alat penyemprot (rechargeable battery power...
Dok.Metro TV/Medcom.id

Bansos untuk Warga Terdampak Covid-19

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 09 April 2020, 06:15 WIB
Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Pemprov DKI dan Kodam Jaya perihal pembagian bantuan secara langsung ke rumah warga yang...
Duta

Hewan Bantu Anak Bersosialisasi

👤Daily Mail/Nur/X-7 🕔Kamis 09 April 2020, 06:05 WIB
Menurut studi, berinteraksi dengan hewan peliharaan dapat membantu anak-anak belajar tentang konsep...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya