Kamis 05 Maret 2020, 20:35 WIB

Suhu Tubuh Pengunjung Candi Ini Dipindai

Antara | Nusantara
Suhu Tubuh Pengunjung Candi Ini Dipindai

ANTARA FOTO/Anis Efizudin
Sejumlah wisatawan berjalan di halaman Candi Borobudur di Kompleks Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (13/2)

 

PENGUNJUNG Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, khususnya pengunjung saat sunrise dan sunset dilakukan deteksi suhu tubuh dengan alat pemindai suhu sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus korona baru atau Covid-19. "Semua tamu sunrise yang masuk kita deteksi dengan pengukur suhu nonkontak, thermal scanner, mulai pagi tadi," kata GM Manohara, Jamaludin Mawardi di Kompleks Candi Borobudur, Kamis (5/3).

Ia menyampaikan dengan alat tersebut, petugas bisa mengetahui suhu masing-masing wisatawan. Kalau masih di bawah 37 derajat celsius masih ambang normal. Jamaludin menuturkan berdasarkan pengamatan tadi pagi tidak ditemukan yang suhu badan wisatawan yang sampai 38 derajat celsius.

Menurut dia, jika ditemukan wisatawan yang suhunya di atas 38 derajat celsius, maka akan disampaikan kepada pihak yang bersangkutan, kemudian dibawa ke ruang isolasi serta berkoordinasi dengan dokter. "Begitu ditemukan misalnya 38 derajat, kita coba beritahu tamunya, dibawa ke ruang isolasi, terus kita panggilkan dokter puskesmas. Paling tidak nanti ada rujukan bisa ke RSUD Tidar yang sudah ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan," katanya.

Ia menuturkan saat di Manohara pengunjung sunset Borobudur sudah diberi arahan tentang hal tersebut. Intinya waspada dan jangan panik. Kewaspadaan itu diwujudkan dengan mengantisipasi di lapangan.

Langkah antisipasi yang dilakukan dengan meminimalisir kontak langsung dengan wisatawan yang sebagian besar merupakan wisatawan mancanegara.

Ia mencontohkan jika sebelumnya petugas membantu memakaikan sarung pada pengunjung, sekarang hanya diberi contoh kemudian pengunjung mengenakan sarung sendiri.

"Kami meminimalisasi kontak langsung dengan tamu, karena wisatawan sunrise ini sebagian wisatawan asing. Kontak yang selama ini terjadi biasanya saat pemakaian sarung. Mulai kemarin, sudah kita coba minimalisasi para tamu memakai sarung sendiri," katanya.

Selain itu, katanya di beberapa titik termasuk di restoran maupun front office dilengkapi dengan pembersih tangan. (OL-12)
 

Baca Juga

Dok. Pemkab Tegal

Wakil Bupati Tegal Donasikan Gaji Untuk Bantu Penanganan Covid-19

👤Syarief Oebaidillah 🕔Rabu 01 April 2020, 22:43 WIB
Ardie mengatakan, hal itu dilakukannya karena dampak covid-19 bukan hanya pada segi kesehatan saja, tapi juga berdampak pada kondisi sosial...
AFP

Pemkab Batanghari Bantu Keuangan Warga Terdampak Covid-19

👤Solmi 🕔Rabu 01 April 2020, 21:45 WIB
Pemkab Batanghari bantu puluhan ribu warga yang mengalami kepayahan hidup akibat terdampak pandemic korona atau...
MI/Djoko Sarjono

Pemkab Klaten Nyatakan KLB Covid-19 Warga Diminta Tenang

👤Djoko Sardjono 🕔Rabu 01 April 2020, 21:35 WIB
KABUPATEN Klaten (Jateng) menetapkan status KLB (kejadian luar biasa) Covid-19, Rabu (1/4), setelah salah satu PDP positif...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya