Kamis 05 Maret 2020, 20:05 WIB

Tingginya Angka DBD di Sikka Dipicu Sampah

Antara | Humaniora
Tingginya Angka DBD di Sikka Dipicu Sampah

ANTARA
Pasien penderita DBD

 

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) RI mengatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) atas kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) dipicu oleh permasalahan pengelolaan sampah yang tidak baik.

"Terutama untuk Kabupaten Sikka tercatat temuan 1.074 kasus 11 di antaranya meninggal dunia. Di sana persoalan utamanya ialah terkait pengelolaan sampah," kata Direktur Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi saat dihubungi di Jakarta, Kamis (5/3).

Ia mengatakan masyarakat seharusnya turut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan, setidaknya untuk mengelola sampah yang berada di belakang rumah mereka masing-masing.

Sebagai contoh di Maumere, Kabupaten Sikka, Kemenkes menemukan banyaknya botol-botol, gelas, atau tempat minuman kemasan yang dibuang di belakang rumah warga begitu saja. "Jadi sampah-sampah itu tidak dikubur ataupun dibakar sebagaimana seharusnya dilakukan," kata dia.

Dengan kata lain, ujarnya, KLB demam berdarah ini disebabkan masyarakat tidak melakukan pemberantasan sarang nyamuk sebelum masa penularan. Padahal, saat musim hujan tiba sebenarnya tempat-tempat nyamuk bertelur cepat sekali berkembang.

Di sisi lain, Pemerintah NTT telah berkomitmen untuk menggerakkan seluruh lini dalam menjaga kebersihan lingkungan agar tidak terjadi peningkatan kasus atau pengulangan di masa akan datang.

"Mereka sudah berjanji untuk menggerakkan semua lini yakni mulai dari kepala desa, aparat-aparat pemerintah lainnya, sekolah-sekolah, pasar serta tempat umum lain," ujar dia.

Komitmen tersebut ialah dengan bersama-sama melakukan pembersihan sampah serta pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan sekitar minimal sekali dalam tiga hari.

"Ini penting karena penularan demam berdarah di NTT agak unik yakni tidak hanya di dalam rumah, melainkan juga di luar rumah," katanya. (OL-12)    

Baca Juga

Istimewa

Mumpung Di Rumah Saja, Saatnya Mengasah Kemampuan Berbisnis

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 April 2020, 08:22 WIB
Danar mengajak para pelaku UMKM, terutama kaum milenial yang saat ini sedang terdampak usahanya untuk memanfaatkan platform online...
MI/TRI SUBARKAH

Aduh, Ini mah Malah Tambah Penyakit

👤Tri Subarkah/X-7 🕔Selasa 07 April 2020, 07:20 WIB
Para pasien beserta pendamping mereka antre proses screening saat berobat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta,...
Ebet

Polusi Udara Tingkatkan Risiko Demensia

👤Daily Mail/Nur/X-3 🕔Selasa 07 April 2020, 06:20 WIB
Kami dapat menemukan 364 kasus demensia. Kami mengamati bahwa mereka yang menderita demensia terpapar pada tingkat polusi udara yang lebih...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya