Kamis 05 Maret 2020, 19:28 WIB

Ini 3 Kriteria Penanganan Pasien Dugaan Virus Korona di Indonesia

Indriyani Astuti | Humaniora
Ini 3 Kriteria Penanganan Pasien Dugaan Virus Korona di Indonesia

Antara/Muhammad Adimaja
Petugas membawa seorang wanita yang diduga mengidap virus korona Covid-19 di RSPI Sulianti Saroso

 

KEMENTERIAN Kesehatan membagi tiga kriteria penanganan virus korona di Indonesia. Penanganan itu menurut Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto untuk mempermudah petugas dalam melakukan pemeriksaan.

Kriteria pertama yaitu orang dengan pemantauan atau ODP. orang yang masuk dalam kriteria ini berarti orang yang masuk ke Indonesia dari negara dengan kasus virus korona Covid-19.

kriteria kedua ialah pasien dalam pengawasan (PDP)> kriteria ini yaitu pasien yang menunjukkan gejala terinfeksi virus korona, seperti demam, batuk, dan pilek.

Mereka dalam kategori tersebut, ujar Yuri, perlu pengawasan insentif dan mendapatkan perawatan di ruang isolasi.

"Mereka yang harus betul-betul dirawat dengan baik. Apakah ada riwayat kontak dengan orang yang positif covid-19," ujar Yuri di Pusat Informasi Terpadu, Kantor Staf Presiden, Jakarta, Kamis (4/3).

Baca juga : Pekerja, Perhatikan Hal Ini Untuk Menghindari Korona

Kategori ketiga ialah suspect atau orang yang diduga mengidap virus korona Covid-19. Hal itu ditandai dengan gejala sakit ditambah riwayat perjalanan dan pertemuan dengan orang yang positif terinfeksi virus korona.

Selain diperiksa di laboratorium yang dilengkapi fasilitaa PCR (Polymerase Chain Reaction) atau alat diagnostik dengan teknik berbasis asam nukleat yang memungkinkan dilakukannya deteksi secara cepat, spesifik dan sensitif dari suatu mikroorganisme tertentu, suspek juga akan menjalani tes lain, yakni genome sequencing atau tes yang bersifat mengurutkan DNA virus untuk bisa memastikan apakah  suspek benar-benar positif covid-19 atau tidak.

Di sisi lain dari penelusuran pasien positif virus korona di Bali dan sebuah kafe di Jakarta, Yurianto menyebut dari kontak warag negara Jepang yang positif virus korona di Bali, semua kontak yang diperiksa menunjukan hasil negatif.

Sementara dari penelusuran di sebuah kafe di Jakarta, Kemenkes sudah memeriksa ketat 6 orang dan 2 diantaranya dipastikan positif mengidap Covid-19

"Sekarang keempat orang tersebut sedang diisolasi di RSPI dan masih dalam pemeriksaan. Pemeriksaan kami ulang lagi untuk 2 kali pemriksaan lagi, karena kita ingin memastikan dengan benar apakah positif atau negaif,” katanya.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan juga akan melakukan pemeriksaan spesimen terhadap 10 orang lainnya di RSPI Sulianti Saroso. (OL-7)

Baca Juga

Instagram

Penyakit Langka Gaucher Bisa Diobati dengan Terapi Sulih Enzim

👤Zubaedah Hanum 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 08:00 WIB
Gaucher yang prevalensi kasusnya 1 di antara 40.000...
DOK PUPUK KUJANG

Berkebun Hasilkan Produk Pangan dengan Tanamanku dari Pupuk Kujang

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 07:00 WIB
Harapannya dengan adanya TanamanKu, masyarakat dapat berkebun di rumah dengan...
Antara

Jumlah Profesor Baru Capai 2,16% dari Total Dosen di Indonesia

👤Agus Utantoro 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 06:15 WIB
JUMLAH Guru Besar atau Profesor di Indonesia saat ini baru mencapai 5.664 orang atau sekitar 2,16 persen dari total dosen di Indonesia yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya