Kamis 05 Maret 2020, 17:00 WIB

Banyuwangi Siap Menghadapi Korona

Usman Afandi | Nusantara
Banyuwangi Siap Menghadapi Korona

ANTARA
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memimpin rapat koordinasi antisipasi virus korona

 

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur terus melakukan upaya serius dalam mencegah dan mengantisipasi virus korona (COVID-19) yang sudah menyebar di berbagai negara termasuk Indonesia. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi, dr Widji Lestariono menjelaskan pihaknya sudah menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur.

"Kita sudah menerapkan kebijakan prosedur kewaspadaan sesuai SOP  Kemenkes dan Dinas Kesehatan Provinsi, yaitu setiap orang yang masuk ke Banyuwangi dari negara yang terinfeksi virus korona (Covid-19) harus dipantau intensif selama 14 hari," ujar dr Rio usai rapat koordinasi bersama Bupati Abdullah Azwar Anas dan puluhan Kepala Puskesmas Se-Banyuwangi, Rabu (4/3).

Pihaknya mengungkapkan hingga kini, Dinkes Banyuwangi sudah memantau ratusan warga negara asing (WNA) dan masyarakat yang baru pulang dari luar negeri.

"Sampai hari ini, kita sudah memantau sebanyak 147 orang. Termasuk yang 35 mahasiswa dari Hong Kong. Lalu, dari 147 orang tersebut, 90 orang sudah selesai pemantauannya dan dinyatakan bebas korona," jelasnya.

Baca juga: 2019, Kunjungan Wisatawan ke Banyuwangi Capai 5,4 Juta

Menurut Rio, pihaknya sudah siap 100 persen dalam mengantisipasi dan menangani korona. "Kita punya server, baik itu aktif maupun pasif. Dengan itu kita akan tahu, jika ada kunjungan atau lainnya. Saat itu juga kita akan pantau terus. Kami juga membuka laporan dari masyarakat, yang mana jika ada masyarakat yang pulang dari luar negeri harus melapor ke puskesmas terdekat," tambahnya.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan, Banyuwangi merupakan satu dari 100 rumah sakit di Indonesia yang menjadi rujukan pasien korona. Kendati demikian, saat ini, belum ada pasien terinveksi virus corona, yang dirujuk ke rumah sakit tersebut.

Direktur RSUD Blambangan Banyuwangi, dr Indah Lestari memastikan bahwa RSUD Blambangan siap menangani pasien karena sudah lengkap. "Ruang, tenaga medis, dan alat-alat kesehatan khusus virus corona lengkap," jelasnya.

"Beberapa waktu lalu ada pasien dari Singapura, tapi ternyata setelah menjalani serangkaian tes pemeriksaan dan perawatan, pasien tersebut tidak mengarah ke korona. Tadi malam dari Jember juga ada. Dia mengaku sudah kontak dengan WNA. Ternyata hasilnya sama. Dia bebas korona, sehingga hari ini sudah keluar dari rumah sakit," pungkasnya. (OL-14)

 

Baca Juga

ANTARA

Pasien Sembuh Covid-19 Terus Bertambah

👤MI 🕔Selasa 07 April 2020, 04:30 WIB
SEJUMLAH pasien positif covid-19 di beberapa daerah sembuh sehingga mereka diperbolehkan pulang ke rumah...
MI/Denny Susanto

Anggaran Korona Jangan Dikorupsi

👤Denny Susanto 🕔Selasa 07 April 2020, 03:45 WIB
PEMANFAATAN anggaran tanggap darurat penanganan pandemi covid-19 atau virus korona jangan sampai...
ANTAR

Pemudik Kucingkucingan dengan Petugas

👤MI 🕔Selasa 07 April 2020, 03:05 WIB
SEJUMLAH pemudik tidak menghiraukan imbauan pemerintah agar tidak pulang kampung di tengah pandemi virus korona...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya