Kamis 05 Maret 2020, 14:07 WIB

Masyarakat Diminta Tidak Panik Hadapi Virus Korona

Denny Susanto | Nusantara
Masyarakat Diminta Tidak Panik Hadapi Virus Korona

ANTARA
Petugas kesehatan memberikan contoh cara cuci tangan untuk mecegah penyebaran virus korona.

 

MASYARAKAT Kalimantan Selatan diminta untuk tidak panik terkait penyebaran virus korona yang terjadi di sejumlah negara termasuk Indonesia. Pemprov Kalimantan Selatan menetapkan dua rumah sakit di Kalsel yaitu RSUD Ulin Banjarmasin dan RSUD Boejasin Tanah Laut sebagai rumah sakit rujukan penanganan penderita suspect korona.

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina telah menerbitkan surat edaran tentang antisipasi penyebaran virus korona di wilayah. Masyarakat diminta tidak panik dengan melakukan hal-hal yang merugikan masyarakat lainnya seperti menimbun bahan kebutuhan pokok ataupun masker. Namun begitu masyarakat dihimbau untuk bisa menerapkan budaya hidup bersih dan menghindari mengunjungi tempat penularan virus korona.

Dr IBG Dharma Putra, spesialis penyakit menular atau epidiomolog, Kamis (5/3), mengatakan meskipun daya infeksi dan daya menimbulkan penyakit virus korona sangat tinggi, namun virulensi atau sifat membunuhnya sangat rendah. Ditegaskannya, resiko mematikan dari virus ini cukup rendah.

"Yang meninggal rata-rata orang tua atau memang punya penyakit lainnya," ujarnya.

Namun masyarakat diminta terus waspada dengan menerapkan pola hidup sehat seperti mengurangi berada di tempat keramaian, sering cuci tangan, menjaga daya tahan tubuh dengan istirahat yang cukup dan makanan bergizi. Pada bagian lain pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Banjarmasin telah mengoperasikan alat thermal scanner atau pemindai suhu tubuh di terminal kedatangan Bandara Internasional Syamsudin Noor, guna mengantisipasi penyebaran virus korona masuk ke Kalsel.

baca juga: Gandung Pardiman Terpilih Ketua Golkar DIY 2020-2025

Selain itu pemerintah juga telah menetapkan dua rumah sakit di Kalsel yaitu RSUD Ulin Banjarmasin dan RSUD Boejasin Kabupaten Tanah Laut sebagai rumah sakit rujukan penanganan penderita atau suspect korona. Informasi dihimpun Media Indonesia, seperti daerah lainnya persediaan masker di toko-toko dan apotik di Kalsel menjadi kosong. Wabah virus korona juga disebut mulai mempengaruhi perekonomian dan perdagangan khususnya ekspor impor Kalsel. (OL-3)

 

Baca Juga

MI/Januari Hutabarat

Petani Tapanuli Utara Diminta tidak Jual Beras ke Luar Daerah

👤Januari Hutabarat 🕔Selasa 07 April 2020, 17:43 WIB
Menurutnya  luas lahan panen padi sawah dan padi gogo di daerah tersebut 2020 49.253,34 hektare dengan produksi gabah kering ...
MI/Palce Amalo

PDP Sembuh di NTT Lima Orang, 18 Sampel Negatif Korona

👤Palce Amalo 🕔Selasa 07 April 2020, 17:39 WIB
"Saat ini ODP yang dirawat enam orang dan PDP yang dirawat sembilan orang,"...
blog.ajengnurbayanti

Puskesmas Kejaksaan Cirebon Buka Pelayanan Daring

👤Nurul Hidayah 🕔Selasa 07 April 2020, 17:35 WIB
PUSKESMAS Kejaksan, Kota Cirebon, Jawa Barat membuka layanan daring/online. Hal ini untuk mencegah sebaran virus korana (Covid-19) dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya