Kamis 05 Maret 2020, 13:59 WIB

Hujan Ekstrem Landa Jateng Selatan Picu Banjir dan Longsor

Lilik Darmawan | Nusantara
Hujan Ekstrem Landa Jateng Selatan Picu Banjir dan Longsor

MI/LILIK DARMAWAN
Ilustrasi

 

BENCANA banjir dan longsor melanda Jawa Tengah bagian selatan seperti Banyumas, Cilacap, Banjarnegara, Kebumen dan Purbalingga. Ada sejumlah titik yang banjir, ada juga longsor. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir dan longsor yang terjadi. Bencana itu terjadi akibat curah hujan ekstrem yang terjadi di wilayah Jateng selatan.
Sebab, curah hujan mencapai lebih dari 100 milimeter (mm).

Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi BMKG Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo mengungkapkan bahwa curah hujan yang terjadi pada  Rabu (4/3) hingga Kamis (5/3) di sejumlah lokasi, menunjukkan lebih dari 100 mm.

"Misalnya, untuk Cilacap Kota mencapai 105 mm. Kemudian di Cilacap timur tepatnya di Binangun mencapai 122 mm. Bahkan, di Banjarnegara intensitasnya 132 mm. Masih di Banjarnegara, di Kecamatan Madukara curah hujan 145 mm. Kalau di Banyumas, tepatnya di Saudagaran, Kecamatan Banyumas tercatat 131 mm. Sedanglan di Purbalingga uakni di Bukateja mencapai 113 mm. Hampir seluruh wilayah di Jateng selatan curah hujannya di atas 100 mm," jelas Teguh.

Menurutnya, dengan hujan yang masuk dalam kategori ekstrem tersebut, maka perlu peningkatan kewaspadaan.

"Curah hujan yang lebat hingga sangat lebat perlu diwaspadai, karena berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor. Bahkan, masih ada potensi hujan lebat lagi," ujarnya.

Sementara dari Banyumas dilaporkan, akibat cuaca esktrem yang terjadi membiat sejumlah titik dilanda banjir di antaranya adalah Sumpiuh dan Rawalo.

"Ada sejumlah rumah yang terdampak banjir dengan ketinggian 20-60 cm di Dusun Karet, Kelurahan Sumpiuh. Hal itu disebabkan karena tanggul Kali Angin yang jebol. Sedangkan di Desa Banjarparakan, Kecamatan Rawalo, ada juga rumah yang terdampak banjir," kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Banyumas Ariono Poerwanto.

Sementara dari Cilacap dilaporkan, akibat hujan deras yang terjadi maka memicu retakan tanah di jalan kabupaten antara Karangpucung-Gunungtelu di Cilacap. Setengah badan jalan ambles sekitar 1 meter dengan panjang 16 meter. Retakan berkisar antara 15-30 cm. Kendaraan roda empat yang akan lewat mengalami kesulitan. Selain itu, juga ada tanah longsor di Desa Negarajati, Kecamatan Cimanggu. Longsor mengancam bangunan SD Negeri 2 Negarajati.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat di lokasi rawan bencana untuk waspada, karena saat sekarang terjadi hujan esktrem," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Cilacap Tri Komara Sidhy.

Sedangkan dari Banjarnegara dilaporkan, ada lima titik longsor yang terjadi di wilayah setempat. Salah satunya adalah di Slatri, Kecamatan Karangkobar. Tebing mengalami longsor dan menutup jalan.

"Kami masih mendata titik-titik yang mengalami longsor," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara Arief Rahman.

baca juga: Tiga Warga Tapanuli Utara Negatif Covid-19

Sementara di Purbalingga, curah hujan tinggi membuat air di Sungai Serayu meningkat elevasi dan volumenya. Ada dua truk pengangkut pasir yang terjebak dalam banjir.

"Truk pasir yang terjebak berhasil dievakuasi pada siang hari, setelah paginya terjebak banjir. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu," ungkap Kepala Pelaksana Harian BPBD Purbalingga Umar Fauzi. (OL-3)

 

Baca Juga

ANTARA

Gelombang Pemudik Terus Berdatangan

👤MI 🕔Rabu 08 April 2020, 04:15 WIB
GELOMBANG pemudik tetap berlangsung meski pemerintah telah mengimbau agar warga tidak pulang...
ANTARA

Daerah Bersiap Hadapi PHK

👤Lina Herlina 🕔Rabu 08 April 2020, 03:50 WIB
GELOMBANG pemutusan hubungan kerja (PHK) ataupun yang dirumahkan mulai terjadi pada ribuan pekerja di berbagai...
MI/ Akhmad Saufa

Gegara Covid, 2500 Karyawan Hotel di Sumbar Dirumahkan

👤Ant 🕔Rabu 08 April 2020, 01:51 WIB
Sampai saat ini,  tercatat 26 dari 80 hotel di Sumbar yang sudah tutup. Bahkan, dia memperkirakan ada beberapa hotel lagi yang akan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya