Kamis 05 Maret 2020, 07:35 WIB

Nilam Sari Inginkan Hunian Tetap di Tolitoli

TB/AD/N-2 | Nusantara
Nilam Sari Inginkan Hunian Tetap di Tolitoli

Dok Nasdem
Ketua DPRD Sulawesi Tengah Nilam Sari Lawira

 

BUKAN sekali-dua kali Nilam Sari Lawira mendapat keluhan dari warga korban kebakaran di Kelurahan Sidoarjo, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Sudah menjadi tugasnya sebagai Ketua DPRD Sulawesi Tengah menampung dan memberi solusi kepada warga.

"Terkait perhatian terhadap korban kebakaran di Tolitoli, saya akan berjuang agar pemerintah daerah membangun hunian tetap bukan hunian sementara. Tujuannya agar warga yang menjadi korban tidak berlama-lama dalam keterpurukan," ujar Nilam di Palu, kemarin.

Kebakaran di Kelurahan Sidoarjo itu membuat 150 kepala keluarga tidak memiliki tempat tinggal yang layak. Kehidupan mereka berubah drastis karena ketiadaan rumah. Nilam juga menemukan keluarga yang terpaksa tinggal di terminal pelabuhan.

Kader Partai NasDem itu melanjutkan bahwa pembangunan hunian tetap bisa dilakukan dengan sinergi antara pemerintah provinsi dan Pemerintah Kabupaten Tolitoli.

"Pemprov Sulteng bisa memberikan dukungan APBD kepada Pemkab Tolitoli," tandasnya seperti dikutip dari laman partainasdem.id.

Perempuan pertama yang menjadi Ketua DPRD Sulawesi Tengah itu menegaskan pihaknya akan terus mendorong terealisasinya pembangunan hunian tetap itu. "Apalagi, sudah ada ketersediaan lahan untuk itu."

Masih di Sulawesi Tengah, bencana berupa banjir bandang menerjang Desa Lengkeka, Kecamatan Lore Barat, Kabupaten Poso, kemarin. Ratusan rumah rusak. Banjir bandang yang membawa material air bercampur lumpur, batu, kayu, dan bebatuan berdampak pada 257 kepala keluarga atau 952 jiwa. "Sebanyak 506 jiwa sudah mengungsi di Kantor Camat Lore Barat," ujar Kapolres Poso AKB Darno.

Lembaga kemanusiaan global Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulawesi Tengah juga sudah bergerak membuka posko di Desa Lengkeka. "Sejumlah relawan sudah berangkat ke lokasi membawa bantuan," ujar Mustafa, penanggung jawab Program ACT.

Kemarin, banjir juga merendam empat kecamatan di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara. Banjir disebabkan jebolnya salah satu tanggul sungai.

Di Tasikmalaya, Jawa Barat, pencarian korban tanah longsor di Desa Santanamekar, Cisayong, berlanjut. Tim gabungan menurunkan dua anjing pelacak. (TB/AD/N-2)

Baca Juga

MI/Denny Susanto

Pemkot Denpasar Bagikan Disinfektan 'Door to Door'

👤Ruta Suryana 🕔Senin 06 April 2020, 19:45 WIB
Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan dan Satgas Covid-19 Desa dan Kelurahan melaksanakan pembagian cairan...
MI/Hijrah Ibrahim

Tangkal Covid-19 Pintu Masuk dan Keluar Ternate Dijaga Ketat

👤Hijrah Ibrahim 🕔Senin 06 April 2020, 19:00 WIB
UNTUK memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Pemerintah Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, memperketat pintu masuk dan keluar Kota...
dok polres tulungagung

Pospol Digital dari Polres Tulungagung

👤Aries Wijaksena 🕔Senin 06 April 2020, 18:02 WIB
Layanan ini sejalan dengan program physical distancing, karena tanpa harus ke kantor polisi, masyarakat bisa berkonsultasi dengan petugas...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya