Rabu 04 Maret 2020, 21:55 WIB

Indonesia Lepas Ekspor Rumput Laut Kering ke Tiongkok

Hilda Julaika | Ekonomi
Indonesia Lepas Ekspor Rumput Laut Kering ke Tiongkok

ANTARA
Petani menjemur rumput laut.

 

Indonesia bisa tetap melakukan ekspor rumput laut kering ke Tiongkok meski wabah virus korona (Covid-19) masih melanda. Pelepasan ekspor senilai lebih dari Rp159 juta itu berjalan lancar tanpa kendala.

"Alhamdulillah tidak ada kesulitan dan ekspor terus berjalan,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo melalui keterangan resminya kepada Media Indonesia, Rabu (4/3).

Sebagai informasi, rumput laut kering yang diekspor ini merupakan hasil produksi PT Kencana Bumi Sukses. Menurut Edhy dalam sebulan, perusahaan ini bisa menghasilkan 200 ton rumput laut kering. Perusahaan yang pemiliknya bernama Wahyudi ini juga termasuk aktif mengirimkan rumput laut ke Tiongkok, Vietnam dan Singapura.

Tercatat sepanjang tahun lalu, total ekspornya mencapai 1.371 ton dengan nilai Rp4,48 miliar. Sedangkan ekspor hari ini, merupakan ketiga kalinya selama Februari 2020 dan semuanya dikirim ke Tiongkok.

“Tadinya rumput laut ini tidak laku, ini belum dibudidaya loh sudah bisa ekspor. Seandainya sudah dibudidaya apalagi,” tambahnya.

Menurut Edhy, rumput laut Batam yang diekspor ini sangat potensial dikembangkan menjadi rumput laut yang dibudidaya. Saat ini jumlah rumput laut mencapai 5.000 ton, namun yang termanfaatkan baru 2% saja. Karena itu, ia mendorong masyarakat dan pemerintah daerah (pemda) dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki.

Pihaknya mengharapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bisa melakukan terobosan-terobosan yang bertujuan mempermudah proses budi daya di tengah masyarakat. Dengan begitu, perputaran ekonomi berjalan maksimal dan penghasilan masyarakat bisa meningkat. (E-3)

Baca Juga

Dok Cibinong New City

Bakal Punya CBD Baru, Cibinong Layak Dilirik

👤Ahmad Punto 🕔Selasa 07 Juli 2020, 00:15 WIB
Cibinong New City dikembangkan oleh kolaborasi dua grup perusahaan properti yakni Winner Group asal Batam dan Sapta Group, anak perusahaan...
MI/M. Irfan

RUU Cipta Kerja Solusi Penanganan Pengangguran akibat Pandemi

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 06 Juli 2020, 23:44 WIB
Semangat RUU Cipta Kerja yang memangkas kerumitan investasi dinilainya bisa menjadi solusi atas krisis yang terjadi akibat...
Antara/Sukma

Burden Sharing Dinilai akan Kurangi Beban Utang Pemerintah

👤Despian Nurhidayat 🕔Senin 06 Juli 2020, 22:40 WIB
"Dengan mengurangi beban bunga utang pemerintah relatif terhadap penerimaan pajak, maka akan berpengaruh pada debt sustainability dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya