Rabu 04 Maret 2020, 22:50 WIB

Otoritas Prancis Meminta Umat Batasi Kontak Sosial Terkait Korona

Antara | Internasional
Otoritas Prancis Meminta Umat Batasi Kontak Sosial Terkait Korona

AFP

 

OTORITAS Prancis meminta mereka yang hadir dalam perayaan Pra-Paskah di Prancis timur bulan lalu agar membatasi kontak sosial setelah 10 infeksi baru virus corona yang  terkonfirmasi terlacak sampai  di acara tersebut.

Christophe Lannelongue, kepala dinas kesehatan Prancis timur, pada Rabu (4/3) mengatakan bahwa dia memperkirakan lebih banyak kasus COVID-19 terkonfirmasi muncul di kawasan itu menyusul penemuan 10 kasus di dua keluarga, yang semuanya terkait dengan kebaktian gereja yang diikuti oleh 2.000 peserta.

"Rantai kontaminasi jelas bermula dari pertemuan Minggu Pra-Paskah 'Porte Ouverte Chretienne' ... kami memperkirakan kasus lainnya dalam beberapa jam mendatang," kata Lannelongue.

Pejabat kesehatan sedang berupaya melacak seluruh orang yang menghadiri perayaan tersebut, namun kepala daerah setempat Laurent Touvet mengatakan hal ini akan sulit sebab acara itu terbuka untuk umum dan tidak memiliki daftar hadir.

Lannelongue meminta mereka yang menghadiri acara tersebut untuk mengarantina diri  dan melaporkan kepada otoritas medis jika menunjukkan gejala infeksi virus corona.

Otoritas wilayah itu  juga menutup dua sekolah, tempat anak dari keluarga terinfeksi mengikuti pelajaran, dan satu sekolah lagi yang berdekatan dengan gereja injili, tempat infeksi berasal. (OL-12)

Baca Juga

AFP

Pekan ini, Armenia-Azerbaijan Bertemu dengan Menlu AS

👤MI 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 01:45 WIB
MINGGU ini, menteri luar negeri Armenia dan Azerbaijan akan bertemu secara terpisah dengan Menteri Luar Negeri AS Mike...
Dok. Twitter @Jokowi

Istana: Jalan Jokowi di UEA tak Pengaruhi Dukungan RI ke Palestina

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 01:31 WIB
Sejumlah pihak menduga UEA berupaya mempersuasi Indonesia mendukung UEA yang tengah berupaya menormalisasi hubungan diplomatik dengan...
AFP

Polisi Nigeria Pelaku Penembakan Demonstran di Lagos

👤MI 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 01:25 WIB
AMNESTY International mengatakan sejumlah pengunjuk rasa telah dibunuh pasukan keamanan Nigeria di Negara Bagian...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya