Rabu 04 Maret 2020, 19:50 WIB

Ulat Bulu Serang Sukabumi

Antara | Nusantara
Ulat Bulu Serang Sukabumi

Dok. MI
Ulat bulu

 

HAMA ulat bulu menyerang Kota Sukabumi, Jawa Barat. Tidak hanya lahan pertanian saja, tetapi hingga permukiman masyarakat yang menyebabkan sejumlah warga di beberapa kecamatan mengalami gatal-gatal.

"Sudah seminggu ini ulat bulu banyak hinggap di rumah seperti nempel di dinding, bahkan ada juga di jemuran. Kami bersama warga lain sudah mencoba menyemprotnya dengan desinfektan dan membunuhnya, tapi besoknya ada lagi," kata warga Kampung Benteng Kidul, RT 03/01, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong Rudiansyah di Sukabumi, Rabu (4/3).

Menurutnya, dengan banyaknya ulat bulu yang tubuhnya bercorak belang kuning hitam tersebut tentunya membuat resah warga apalagi banyak anak-anak dan sudah ada yang mengalami gatal-gatal akibat bulu dari ulat itu. Dirinya tidak tahu asal muasal binatang melata ini, karena rumahnya jauh dari lahan pertanian.

Sama halnya, dengan warga Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong Serenita mengaku tangan sebelah kiri bentol-bentol terkena bulu hewan itu. Ia baru tahu ternyata pakaiannya dihinggapi ulat berwarna hitam pekat.

"Saya langsung basuh dengan air hangat, tidak tahu ulat itu datang dari mana apalagi rumah berada di dalam gang yang minim dengan pepohonan. Hingga saat ini, masih ada ulat yang menempel di dinding rumah dan tetangga," tambahnya.

Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi Andri Setiawan mengatakan pihaknya sudah menerima laporan perihal serangan hama ulat bulu di sejumlah lahan pertanian di Kota Sukabumi.

Ada dua kecamatan yang melaporkan serang hama itu yakni berasal dari Kecamatan Gunungpuyuh dan Warudoyong. Ia pun sudah menginstruksikan kepada penyuluh dan petugasnya untuk menyemprotkan desinfektan ke lahan pertanian yang terserang organisme perusak tanaman (OPT) itu.

"Penanggulangan sudah kami lakukan dan hingga saat ini belum menerima laporan adanya lahan pertanian yang rusak apalagi hingga gagal panen, tetapi antisipasi terus dilakukan sementara untuk ulat bulu yang menyerang permukiman kami akan berkoordinasi dahulu dengan instansi terkait dalam upaya pemberantasannya," katanya. (OL-12)

Baca Juga

Antara

Tambahan 7500 APD dan 37.500 Masker untuk Bali

👤Arnoldus Dhae 🕔Jumat 03 April 2020, 23:50 WIB
Pemprov Bali mendapatkan tambahan 7500 Alat Pelindung Diri (APD) dan 37.500 buah masker dari Pemerintah Pusat untuk mendukung pencehan dan...
MI/Susanto

Gedung Karantina Babel punya Tim Medis Khusus Covid-19

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Jumat 03 April 2020, 23:15 WIB
Pemprov kepulauan Bangka Belitung menyiapkan tim dokter dan perawat untuk menangani ODP dan PDP yang dirawat di gedung...
MI/Widjajadi

Pasien Meninggal karena Covid-19 Bertambah Satu Orang

👤Widjajadi 🕔Jumat 03 April 2020, 22:35 WIB
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (PPC) Kota Solo menginformasikan satu pasien covid-19 meninggal...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya