Rabu 04 Maret 2020, 19:10 WIB

Awan Panas Semeru, Warga Diimbau Tetap Tenang

Antara | Nusantara
Awan Panas Semeru, Warga Diimbau Tetap Tenang

ANTARA FOTO/Seno
Gunung Semeru terlihat dari Desa Balung Kulon, Kecamatan Balung, Jember, Jawa Timur, Jumat (17/1)

 

BALAI Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang terkait aktivitas Gunung Semeru, di Jawa Timur, yang dalam beberapa waktu terakhir mengeluarkan awan panas.

Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Sarif Hidayat mengatakan bahwa, selain tetap tenang, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi para petugas yang ada. "Untuk masyarakat sekitar Gunung Semeru, diharapkan tetap tenang, dan tingkatkan kewaspadaan," kata Sarif, di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (4/3).

Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu mengeluarkan awan panas sejauh tiga kilometer hari ini. Semburan awan panas tersebut, terjadi kurang lebih pukul 17.33 WIB.

Hingga saat ini, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu masuk dalam kategori level II (waspada). Sarif meminta masyarakat tetap mematuhi arahan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), dan seluruh pemangku kepentingan lainnya. "Masyarakat juga diharapkan mematuhi arahan dari PVMBG, aparat desa setempat seperti Polsek, Koramil, serta kepala desa," kata Sarif.

Pendakian ditutup
Hingga saat ini, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru belum membuka pendakian ke gunung tertinggi yang ada di Pulau Jawa tersebut, sejak musibah kebakaran yang terjadi pada 2019. "Pendakian hingga saat ini masih ditutup," ujar Sarif.

Awan panas yang dikeluarkan Gunung Semeru pada Rabu tersebut, mengarah ke Besuk Kembar dan Besuk Bang dari pusat guguran, dengan jarak kurang lebih 750 meter dari kawah utama. Semburan itu teramati dengan amplitudo maksimal 23 milimeter, dan lama gempa mencapai 540 detik.

Selain mengeluarkan semburan awan panas sejauh tiga kilometer itu, tercatat pada Sabtu (29/2), Gunung Semeru juga meluncurkan guguran lava pijar sebanyak tujuh kali, dengan jarak luncuran mulai 200 meter hingga 1.000 meter dari pusat guguran. (OL-12)

Baca Juga

Istimewa

DLH Serang Temukan Banyak Kejanggalan di Jeti MCA

👤Wibowo Sangkala 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 17:30 WIB
DINAS Lingkunhan Hidup (DLH) Kabupaten Serang, Banten melakukan inspeksi mendadak ke Jeti Moga Cemerlang Abadi (MCA) Bojonegara, Kabupaten...
Antara

Tercatat 83 ASN Jawa Timur Langgar Netralitas Pilkada

👤Bagus Suryo 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 17:15 WIB
BADAN Pengawas Pemilu Jawa Timur menyatakan puluhan kasus aparatur sipil negara (ASN) tidak netral selama masa kampanye Pilkada...
MI/John Lewar

Cuaca Buruk Dongkrak Harga Ikan di Labuanbajo

👤John Lewar 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 17:00 WIB
HUJAN lebat dan angin kencang yang melanda perairan laut di kawasan Komodo sepekan belakangan ini membuat para nelayan di Kabupaten...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya