Rabu 04 Maret 2020, 17:23 WIB

Tim Gabungan Kerahkan Anjing Pelacak Cari Korban Longsor

Kristiadi | Nusantara
Tim Gabungan Kerahkan Anjing Pelacak Cari Korban Longsor

MI/KRISTIADI
Dua Polisi pawang anjing pelacak K-9 dari Polda Jabar, diturunkan untuk melakukan pencarian korban longsor di Desa Santanamekar, Tasikmalaya

 

Tim gabungan telah mendatangkan dua ekor anjing pelacak K-9 dari Polda Jawa Barat, untuk ikut melakukan pencarian korban longsor di Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya. Pencarian pada hari keenam masih belum membuahkan hasil maksimal karena curah hujan tinggi.

Komandan Kodim 0612 Tasikmalaya, Letkol INF Imam Wicaksana mengatakan, pada pencarian yang dilakukan tim gabungan selama enam hari ini belum menemukan ada tanda-tanda adanya korban longsor ditemukan. Karena, lokasi longsor masih diguyur hujan deras dan upaya tersebut belum maksimal dilakukan petugas gabungan.

"Selama enam hari belum ditemukan seorang korban tertimbun longsor dan berbagai upaya sudah dilakukannya dengan menurunkan alat berat, dan sekarang mendatangkan tim anjing pelacak K-9 Polda Jabar yang dilakukan oleh anggota Polisi sebagai pawang. Karena, dua ekor anjing tersebut sudah terlatih," katanya, Rabu (4/3/2020), di lokasi.

Imam mengatakan, proses pencarian melalui tim gabungan BPBD, Basarnas, Polri, TNI dan Tagana terus dilakukan sampai hari ini hingga alat berat telah disiagakan dilokasi longsor. Namun, personel tersebut menggunakan alat tradisional berupa sekop, cangkul dan lainnya tetapi pergerakan tanah masih terjadi di lokasi bencana.

"Untuk tim gabungan sendiri sampai sekarang ini masih tetap berupaya mencari korban, tapi dengan kondisi cuaca pencarian tersebut juga beberapa kali dihentikan mengingat lokasi itu sangat berbahaya terutamanya tanah masih bergerak. Namun, dengan adanya bantuan dua ekor anjing pelacak K-9 mudah-mudahan satu korban secepatnya bisa ditemukan," ujarnya.

Kepala Polres Tasikmalaya Kota AKB Anom Karibianto mengungkapkan, kedatangan tim anjing pelacak K-9 dari Polda Jabar supaya dapat memudahkan upaya pencarian korban yang sampai sekarang ini masih tertimbun. Akan tetapi, tim gabungan sendiri selama ini masih terus berupaya mencarinya meskipun lokasi longsor juga telah menyulitkan petugas karena kondisi tanahnya labil.

"Mudah-mudahan dengan adanya dua ekor anjing pelacak ini, seorang korban tertimbun longsor secepatnya ditemukan. Akan tetapi, kami juga meminta supaya semuanya tetap harus menjaga kondisi kesehatan terutama dalam pencarian tersebut dan jika hujan turun kembali agar semuanya menghindar lokasi itu mengingat gerakan tanah masih terjadi," paparnya. (AD/OL-10)

Baca Juga

AFP

Pemkab Batanghari Bantu Keuangan Warga Terdampak Covid-19

👤Solmi 🕔Rabu 01 April 2020, 21:45 WIB
Pemkab Batanghari bantu puluhan ribu warga yang mengalami kepayahan hidup akibat terdampak pandemic korona atau...
MI/Djoko Sarjono

Pemkab Klaten Nyatakan KLB Covid-19 Warga Diminta Tenang

👤Djoko Sardjono 🕔Rabu 01 April 2020, 21:35 WIB
KABUPATEN Klaten (Jateng) menetapkan status KLB (kejadian luar biasa) Covid-19, Rabu (1/4), setelah salah satu PDP positif...
Antara

Empat Perjalanan Kereta Api Palembang-Lampung Dihentikan

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 01 April 2020, 21:34 WIB
Penyetopan operasional kereta tersebut untuk mendukung program pemerintah mencegah sebaran virus korona selama masa social distancing dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya