Rabu 04 Maret 2020, 13:49 WIB

Hadapi Penyebaran Covid-19, RSU Anutapura Gelar Simulasi

Mitha Meinensi | Nusantara
Hadapi Penyebaran Covid-19, RSU Anutapura Gelar Simulasi

MI/MITHA MEINANSI
Tim dokter RSU Anutapura Palu menggelar simulasi untuk menangani pasien terindikasi terpapar virus korona, sejak Senin (2/3/2020).

 

RUMAH Sakit Umum (RSU) Anutapura Palu, menjadi salah satu rumah sakit yang ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan bagi pasien yang terindikasi Covid-19 atau virus corona di Sulawesi Tengah. Hari ini, Rabu (4/3) RSU Anutapura Palu menggelar simulasi penanganan terhadap pasien yang diduga terinvensi Covid-19 atau virus Korona.

Simulasi tersebut dipersiapkan setelah pihak RSU Anutapura Palu, membentuk tim untuk menggelar simulasi, sejak Senin (2/3) , yang melibatkan beberapa petugas rumah sakit, bertindak sebagai pasien. Selain itu, 7 orang dokter spesialis RSU Anutapura Palu, juga turut berperan dalam simulasi yang digelar tersebut.
 
"Terkait peralatan medis untuk penanganan pasien yang terindikasi Covid 19, dari pihak Rumah Sakit sudah menyiapkannya semua," ujar Hery Mulyadi, Direktur Utama RSU Anutapura Palu, Rabu (4/3).

Menurutnya, satu hal yang saat ini masih menjadi kendala, sebelum menggelar simulasi tersebut yaitu ruangan isolasi, akan tetapi semua sudah bisa teratasi dengan baik.

"Pascabencana 28 September 2018 lalu, bangunan rumah sakit Anutapura ini mengalami kerusakan salah satunya ruangan isolasi," aku Hery Mulyadi.

Solusinya adalah ruangan IGD yang lama, yang saat ini dimanfaatkan sebagai ruangan isolasi yang baru, untuk menampung pasien yang terindikasi Covid-19. Kapasitas ruangan itu diperkirakan bisa menampung pasien sebanyak 12 orang.

"Alhamdulillah peralatan sudah lengkap. Cuma kemarin kendala di ruangan isolasi yang hancur karena gempa. Tetapi rumah sakit harus siap karena negara sudah menunjuk," tandas Hery Mulyadi.

baca juga: Convid-19 Merebak, Tahan Pengiriman Pekerja Migran

Nantinya, satu orang dokter spesialis di RSU Anutapura Palu, akan menjadi ketua tim. Ia dibantu 4 orang dokter spesialis penyakit dalam, 1 orang dokter spesialis radilogi, dan 1 orang dokter ahli laboratorium, untuk menangani jika ada pasien yang terjangkit Covid-19 tersebut. (OL-3)

 

Baca Juga

MI/Alexander P. Taum

Pemda Ngada Siapkan Bantuan Bagi Mahasiswa dan Petani Gagal Panen

👤Alexander P. Taum 🕔Rabu 08 April 2020, 16:00 WIB
Pemda Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, mempersiapkan bantuan keuangan kepada mahasiswa, pedagang kecil, pengendara ojek dan petani...
MI/Palce Amalo

Laboratorium Covid-19 di NTT Beroperasi Akhir April 2020

👤Palce Amal 🕔Rabu 08 April 2020, 15:55 WIB
Pembangunan laboratorium (lab) untuk pemeriksaan swab pasien terjangkit virus korona (covid-19) di Nusa Tenggara Timur, rampung akhir April...
Facebook @institutteknologibandung

Tiadakan Wisuda, ITB Terbitkan Ijazah Digital

👤Bayu Anggoro 🕔Rabu 08 April 2020, 15:13 WIB
"Cara membedakan yang asli dengan yang palsu, masyarakat dapat memeriksanya di laman...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya