Rabu 04 Maret 2020, 12:13 WIB

Korsel Jadi Negara Nomor Dua Jumlah Kasus Covid-19 di Dunia

Deri Dahuri | Internasional
Korsel Jadi Negara Nomor Dua Jumlah Kasus Covid-19 di Dunia

YONHAP/AFP
Para petugas yang menggunakan baju pengaman menyemprotan cairan disinfektan sebagai pencegahan penularan Covid-19 di Gwangju, Korsel.

 

KOREA Selatan mengonfirmasi 142 kasus virus korona baru pada Rabu (4/3) dan mengalami penurunan jika dibandingkan dengan sehari sebelumnya yang tercatat 851 kasus baru COVID-19.

Kini di 'Negeri Ginseng' melaporkan total orang yang terinfeksi Covid-19 menjadi 5.528 orang dan menjadi negara terbesar kedua jumlah kasus infeksi Covid-19 setelah Tiongkok.

Sementara itu, di Tiongkok Daratan, terus terjadi penurunan kasus Covid-19 dan tercatat hanya 119 kasus baru. Pada Rabu (4/3), korban baru yang meninggal akibat covid-19 kembali naik 38 orang dan terjadi kenaikan kenaikan dari hari sebelumnya yang tercatat 31 orang.

Hingga Rabu (4/3), total kasus Covid-19 di Tiongkok dilaporkan Komisi Kesehatan setempat mencapai 80.270 kasus dan total yang meninggal secara keseluruhan menjadi 2.981 orang.

Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok mengatakan ada 115 kasus baru di Provinsi Hubei yang menjadi episenter wabah Covid-19. Namun otoritas menginformasikan dari 80.270 kasus, sebanyak 49.856 pasien dapat disembuhkan dari infeksi virus korona.                     

Berdampak pada ekonomi

Pemerintah Korea Selatan (Korsel) juga baru mengumumkan paket stimulus sebesar 11,7 triliun won atau US$9,8 miliar untuk mengatasi dampak wabah korona virus yang telah mengganggu pasokan dan mengurangi konsumsi.

Menteri Keuangan Korsel Hong Nam-ki mengatakan usulan tambahan anggaran telah mendapat persetujuan perlemen. Tambahan anggaran itu akan dikucurkan mendanai pelayanan kesehatan, perawatan anak-anak, dan pengamanan pasar.

"Dengan memahami bahwa ekonomi negara dalam kondisi darurat kami menerapkan kebijakan yang memfokuskan kegoncangan ekonomi khusus untuk sektor-sektor yang rentan, bisnis kelas menengah, dan warga yang berusaha mandiri," kata Hong pada jumpa pers.  

Kematian pertama di Spanyol

Hasil dari visum terhadap seorang pria di Kota Valensia, pada 13  Februari lalu menunjukkan dia meninggal akibat virus korona. Kematian tersebut menjadi kasus kematian akibat Covid-19 pertama di Spanyol. Pernyataan tersebut disampaikan pejabat Spanyol pada Selasa (3/3).     

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Spanyol pada Twitter resminya mengatakan bahwa sejumlah event olahraga akan ditunda setelah penutupan sejumlah tempat keramaian yang berisiko terjadi lokasi penularan virus korona.

Pertandingan Liga Champions ditunda

Pertandingan yang ditunda adalah pertandingan Liga Champions antara tim tuan rumah, Valencia melawan tim asal Italia, Atalanta pada 10 Maret mendatang.

Laga lagi yang ditunda adalah pertandingan Liga Eropa pada 19 Maret 2020 antara Getafe dan Inter Milan. Selain itu, sejumlah pertandingan bola basket juga turut ditunda.        

Tak hanya itu, sekitar 100 petugas medis di wilayah Basque telah diisolasi di rumah masing-masing setelah kontak dengan seorang pasien yang positif terinfeksi Covid-19.

Di sisi lain, data dari seluruh dunia hingga Rabu (4/3), jumlah kasus Covid-19 tercatat 92.801 kasus dengan korban meninggal mencapai 3.201 orang, dan sementara yang berhasil sembuh 50.691 pasien.

Di luar Tiongkok dan Korsel, dilaporkan dari Iran, tercatat 2.336 kasus dengan 77 orang meninggal dan Italia dengan 2.262 kasus dan 79 orang meninggal.  (AFP/South China Morning Post/OL-09)  

 

Baca Juga

AFP

Topan Terkuat 2020 Hantam Negara Pasifik, 27 Orang Tewas

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Rabu 08 April 2020, 13:43 WIB
Badai tropis Harold bergerak menuju Fiji pada Rabu 8 April 2020 usai mengobrak-abrik Kepulauan Solomon dan juga...
AFP/Karim Jaafar

Bantu Italia Lawan Covid-19, Qatar Kirim RS Lapangan

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Rabu 08 April 2020, 13:41 WIB
Pengiriman dua rumah sakit lapangan ke Italia berdasarkan perintah Emir Tamim bin Hamad Al...
AFP/Jim Watson

Lebih dari 300 Ribu Pasien Covid-19 di Dunia Sembuh

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Rabu 08 April 2020, 13:22 WIB
Data itu dirilis John Hopkins University, dengan kasus positif covid-19 secara global mencapai 1,42 juta...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya