Rabu 04 Maret 2020, 10:33 WIB

Proyek Revitalisasi TIM Resmi Dimoratorium

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Proyek Revitalisasi TIM Resmi Dimoratorium

MI/Pius Erlangga
Massa yang tergabung dalam Forum Seniman Peduli TIM melakukan aksi diam di atas tiang depan Taman Ismail Marzuki.

 

PROYEK revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) resmi dihentikan sementara. Kebijakan moratorium resmi diberlakukan sejak Selasa (3/3) kemarin.

Manajer Komunimasi Revitalisasi TIM, Yeni Kurnaen, mengatakan sudah tidak ada aktivitas pengerjaan proyek di lokasi proyek revitalisasi.

"Moratorium sudah berhenti kemarin. Karena itu, kita hargai usulan DPRD DKI ya," ujar Yeni saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (4/3).

Pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan para seniman, meski sebatas komunikasi informal. Hal itu dilakukan guna mengakomodasi usulan para seniman yang masih menolak revitalisasi TIM.

"Kami akan minta waktu untuk menjalin komunikasi secara resmi. Untuk informalnya sebetulnya sudah sejak Senin lalu. Kami sudah siap memaparkan apa saja yang akan dibangun dan desain-desainnya," jelas Yeni.

Baca juga: Anies Bangun Wisma Berskala Internasional Harga Terjangkau di TIM

Di lain sisi, penghentian proyek revitalisasi diharapkan tidak memakan waktu lama. Sebab, tidak ada masalah dengan pembangunan hotel TIM yang sebelumnya diprotes, lantaran diduga terdapat praktik komersialisasi. Lebih lanjut, dia menekankan tidak ada pembangunan hotel, melainkan proyek wisma.

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku BUMD yang ditugaskan menggarap revitalisasi TIM, juga harus membayarkan denda karena penghentian proyek sepihak.

"Iya kita sih targetnya tidak lama ya. Minggu-minggu ini sudah bisa selesai dan minggu depan bisa dilanjutkan. Karena hal itu juga yang kita takutkan bayar denda," tegasnya.

Sebelumnya, proyek revitalisasi TIM senilai Rp 1,8 triliun diprotes keras kalangan seniman. Proyek itu dianggap mengkomersialkan sarana seni. Para seniman khawatir proyek revitalisasi justru menghambat kegiatan berkesenian. Persoalan ini sampai dibahas Komisi X DPR RI, yang kemudian meminta proyek dimoratorium.(OL-11)

Baca Juga

Antara

Polda Metro Bentuk Tim Penanganan Jenazah Covid-19

👤Tri Subarkah 🕔Minggu 05 April 2020, 21:56 WIB
Tim itu bertugas memastikan agar masyarakat tidak terpapar...
MI/Bary Fathahilah

58 Pasien Korona di Jakarta Sembuh

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 05 April 2020, 21:50 WIB
Hingga hari ini kasus warga di Jakarta yang positif virus korona telah mencapai 1.143 orang. Sebanyak 58 orang di antaranya telah...
Antara

Besok Pasar Tanah Abang Batal Beroperasi

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 05 April 2020, 21:41 WIB
Perumda Pasar Jaya memutuskan membatalkan rencana membuka kembali Pasar Tanah Abang. Sebelumnya Perumda Pasar Jaya sempat berencana membuka...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya