Rabu 04 Maret 2020, 10:30 WIB

Pelapor PBB Kutuk Penganiayaan Yunani terhadap Para Imigran

Haufan hasyim Salengke | Internasional
Pelapor PBB Kutuk Penganiayaan Yunani terhadap Para Imigran

AFP/ANGELOS TZORTZINIS
Polisi antihuru-hara Yunani mendorong dan mengusir para imigran yang tiba di pelabuhan Pulau Lesbos.

 

SEORANG pejabat PBB, Selasa (3/3), mengutuk penganiayaan yang dilakukan pihak berwenang Yunani terhadap imigran gelap yang mencoba menyeberang ke Eropa untuk mencari kehidupan yang lebih baik.

"Saya sangat marah, muak dengan pelanggaran berulang-ulang terhadap hukum internasional ini, tentang moralitas yang seharusnya menjadi manusia: Lindungi mereka yang membutuhkan!" seru Agnes Callamard di Twitter.

Ia mengunggah ulang video kapal migran yang ditembak Penjaga Pantai Yunani.

“Berapa banyak pemimpin Uni Eropa akan bereaksi terhadap gambar kapal kontrol perbatasan Yunani ini menembaki anak-anak? Mendorong mereka kembali seperti wabah?" tanya Callamard, pelapor khusus tentang eksekusi di luar hukum atau sewenang-wenang.

Baca juga: Bank Dunia Siapkan US$12 Miliar untuk Hadapi Virus Korona

Negara-negara, imbuhnya, berhak mengontrol perbatasan mereka, tetapi lakukanlah dengan memenuhi kewajiban HAM.

Mengecam penembakan kapal imigran, ia menegaskan, "Ini bukan Eropa 1940 yang menembaki pengungsi yang melarikan diri dari Nazisme. Ini bukan MS St Louis dan 900 penumpang Yahudi yang ditolak masuk oleh AS dan Kanada pada 1939. Ini adalah Eropa di 2020."

Menyalahkan kegagalan Uni Eropa dalam menepati janjinya membantu migran gelap, Turki baru-baru ini melonggarkan kebijakannya tentang migrasi tidak teratur, yang memungkinkan migran mencoba pergi ke Eropa.

Turki, saat ini, menampung lebih dari 3,7 juta pengungsi Suriah, menjadikan mereka sebagai negara penampung pengungsi terbanyak di dunia. (AA/OL-1)

Baca Juga

Dok MI

Presiden Bolivia Terkonfrmasi Positif Covid-19

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Jumat 10 Juli 2020, 16:00 WIB
PRESIDEN interim Bolivia Jeanine Anez mengatakan telah melakukan tes dan hasilnya positif terinfeksi virus korona baru...
AFP

AS Kembali Catatkan Rekor, 60 Ribu Kasus Covid-19 dalam Sehari

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Jumat 10 Juli 2020, 15:55 WIB
Di tengah lonjakan kasus covid-19, warga AS semakin terpecah belah atas sejumlah isu. Seperti, pembukaan sekolah dan pusat bisnis, berikut...
Roslan RAHMAN / AFP

Warga Singapura Mencoblos di Tengah Pandemik Covid-19

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Jumat 10 Juli 2020, 14:36 WIB
Sebanyak 192 kandidat bersaing untuk 93 kursi parlemen di negara kota Asia Tenggara itu. Lebih dari 2,65 juta pemilih terdaftar memilih...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya