Rabu 04 Maret 2020, 09:13 WIB

Enam Belas Perusahaan Buruk Kelola Lingkungan

(MY/N-2) | Nusantara
Enam Belas Perusahaan Buruk Kelola Lingkungan

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.
Presiden Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan Wakil Gubernur Bengkulu Dedy Ermansyah (kiri) usai upacara pelantikan di Istana Negara.

 

POTENSI perusakan lingkung-an oleh perusahaan tambang dan perkebunan di Provinsi Bengkulu terus meningkat. Indikasinya terlihat dari bertambahnya jumlah perusahaan yang mendapat rapor merah dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkung-an (Proper).

Pada 2018, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memberikan nilai merah hanya untuk enam per-usahaan. Namun, angka itu bertambah lebih dari dua kali lipat karena setahun kemudian noktah merah diberikan untuk 16 perusahaan.

"Perusahaan dengan nilai merah harus segera berbenah. Apalagi jika perusahaan itu berturut-turut mendapat predikat serupa," ungkap Wakil Gubernur Bengkulu De-dy Ermansyah, kemarin.

Senin (2/3), Pemprov Bengkulu menyerahkan sertifikat Proper dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan kepada 53 perusahaan. Dari jumlah itu, 37 perusahaan mengantongi sertifikat Proper biru atau baik dan 16 perusahaan mendapat merah alias buruk. Tidak ada perusahaan di Bengkulu yang meraih Pro-per hijau, apalagi Proper emas sebagai pemuncak prestasi pengelolaan lingkungan yang sangat baik.

Tidak salah jika Dedy Ermansyah berharap perusahaan pemegang Proper biru bisa terus meningkatkan diri. Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sorjum Ahyan berjanji akan mengevaluasi 16 perusahaan pemegang Proper merah. "KLHK sudah memberikan sanksi administrasi untuk mereka. Kami akan membina dan memantau mereka sehingga tetap dapat beroperasi."

Ke-16 perusahaan itu beroperasi di Bengkulu Utara, Mukomuko, Bengkulu Tengah, Lebong, Kota Bengkulu, Kaur, dan Bengkulu Selatan. Selain perusahaan swasta, salah satu BUMN juga berada di posisi ini. (MY/N-2)

Baca Juga

Antara

Pesantren Kiblat Solusi Pendidikan Nasional Masa Covid-19

👤Bagus Suryo 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 00:48 WIB
"Pesantren bisa menjadi solusi dan memberikan jalan keluar di tengah keterbatasan yang dimiliki," tegas Panglima Santri Muhaimin...
Ilustrasi

Gubernur Sumut Minta Usut Preman yang Serang Satgas Covid-19

👤Yoseph Pencawan 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 00:36 WIB
Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi minta kepolisian untuk menindak para preman yang menyerang Satgas Covid-19 Mebidang saat menggelar...
ANTARA/Zabur Karuru.

Ada Pasar Burung dan Batu Akik di Bekas Lokalisasi Dolly

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 23:20 WIB
Sentra Pasar Burung dan Batu Akik luas 840 meter persegi yang diresmikan pada Rabu (21/10) merupakan usulan dari warga...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya