Rabu 04 Maret 2020, 08:38 WIB

Pemda Siapkan Masker

OL/AD/YH/SL/SS/PO/LN/DW/RF/HP/JL/JI/N-1 | Humaniora
Pemda Siapkan Masker

MEDIA INDONESIA Koresponden/rutasuryana
Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati

 

SELAIN menyiapkan rumah sakit (RS) guna merawat pasien terpapar virus korona, pemerintah daerah juga menyediakan masker yang siap didistribusikan kepada masyarakat seiring merebaknya virus korona yang membuat masyarakat panik dan masker langka di pasaran.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali saat ini telah menyediakan 300 ribu masker untuk masyarakat. Kepala Dinas Kesehatan Bali, Ketut Suarjaya, mengatakan jumlah 300 ribu masker berstandar itu baru instansinya, belum termasuk yang ada di dinas-dinas kesehatan kota dan kabupaten.

Menurutnya, tindakan masyarakat memborong masker terlalu berlebihan. Masker sebaiknya hanya digunakan saat berada di tempat umum atau sedang dalam kondisi batuk atau flu. Sebaliknya, bila tubuh dalam keadaan sehat, tidak perlu mengenakan masker. Mengenakan masker saat berada di dalam kantor atau di rumah, dinilainya sebagai hal berlebihan.

Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau Cok Ace, meminta kepolisian segera mengambil tindakan tegas terhadap penimbun masker atau penjual masker bekas. Permintaan itu ia sampaikan terkait langkanya masker di pasaran sehingga harganya meroket.

"Arahan dari Bapak Menteri (Kesehatan), yang mengenakan masker terutama bagi mereka yang berpotensi bisa tertular atau yang sudah terjangkit virus korona atau covid-19. Itu yang diprioritaskan," ujarnya, kemarin.

Selain Pemprov Bali, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat, dan RS dr Slamet juga menyiapkan 10 ribu dus masker. Oleh karena itu, Bupati Garut Rudy Gunawan menjamin tidak akan kekurangan masker, bahkan ia akan mengajukan tambahan lagi kepada pemerintah pusat.

Polda Sumatra Barat (Sumbar) menurunkan tim dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) untuk mengambil tindakan terhadap para penimbun masker. "Jika ada pelanggaran, kita lakukan penegakan hukum, terutama bagi distributor yang memanfaatkan situasi dengan menimbun masker," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto. (OL/AD/YH/SL/SS/PO/LN/DW/RF/HP/JL/JI/N-1)

Baca Juga

Antara/Aji Styawan

Terumbu Karang di Karimunjawa Rusak, Kerugian Capai Rp12 Juta/m2

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 07 Juli 2020, 22:49 WIB
Valuasi ekosistem terumbu karang yang dilakukan Munasik bersama sejumlah peneliti lainnya meliputi ecological value dan services...
Dok. Kementerian Agama

Buka BQMI di TMII, Wamenag Berharap Pemahaman Alquran Meningkat

👤Syarief Oebaidillah 🕔Selasa 07 Juli 2020, 22:37 WIB
Kementerian Agama memastikan kesiapan Bayt Al-Qur’an dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat di era kenormalan baru dengan tetap...
Dok Chendra Panatan

15 Tahun Mati Suri Festival danc(E)motion Dibangkitkan Korona

👤Retno Hemawati 🕔Selasa 07 Juli 2020, 22:29 WIB
Festival Film Tari "danc(E)motion 2020" bangkit setelah 15 tahun tertidur dan menemukan bentuknya yang baru dalam kelahirannya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya