Rabu 04 Maret 2020, 07:07 WIB

Bandara Ngurah Rai Semprotkan Desinfektan di Seluruh Fasilitas

Arnoldus Dhae | Nusantara
Bandara Ngurah Rai Semprotkan Desinfektan di Seluruh Fasilitas

MI/ARNOLDUS DHAE
Petugas menyemprotkan disinfektan di area check ini Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Rabu (4/3/2020).

 

BANDARA Internasional Ngurah Rai Bali melakukan antisipasi penyebaran virus korona. Menjelang dinihari Rabu (4/3), ketika para penumpang sedikit lengang, manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) menggelar desinfeksi terhadap bangunan terminal serta fasilitas bandar udara yang sering  bersentuhan langsung dengan pengguna jasa bandar udara.

Semua fasilitas yang bersentuhan langsung dengan publik disemprot cairan desinfektan. Kegiatan ini melibatkan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Denpasar yang langsung menerjunkan sebanyak lima personel yang bertugas dalam proses desinfeksi fasilitas terminal. General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Herry A.Y. Sikado mengutarakan tujuan dilakukannya desinfeksi fasilitas terminal ini.

"Pada prinsipnya, kami beserta seluruh instansi komunitas bandar udara telah menerapkan upaya ketat dalam memitigasi potensi penyebaran virus korona di bandar udara. Setelah adanya pasien positif terjangkit virus korona, kami mengeskalasi upaya kami dalam hal pencegahan penyebaran virus ini dengan menerapkan proses desinfeksi di terminal. Hal ini juga cukup challenging karena dilakukan bersamaan dengan operasional bandar udara. Hal ini tidak mempengaruhi tingkat pelayanan terhadap pengguna jasa bandar udara," jelasnya.

Proses desinfeksi tersebut ditujukan untuk membersihkan sejumlah fasilitas terminal yang sering dipergunakan oleh pengguna jasa bandar udara, yaitu tray atau wadah bagasi penumpang pada mesin pemindai bagasi di Screening Check Point (SCP), meja check-in counter, trolley bagasi, pegangan eskalator, tombol elevator atau lift, bangku dan tempat duduk penumpang di boarding lounge dan boarding gate, tombol flush pada toilet, switch dan keran wastafel, fasilitas penanganan bagasi, area bermain anak-anak, fasilitas internet corner, ruangan musala, keran air minum, serta tempat sampah.

"Pengguna jasa bandar udara sangat sering bersentuhan tangan secara langsung dengan fasilitas tersebut. Untuk itu, kami bersihkan dengan mekanisme desinfeksi ini untuk mengurangi risiko serta potensi penularan virus korona melalui bandar udara," tutur Herry.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Denpasar, dr. Lucky M. Tjahjono, menyatakan bahwa desinfeksi ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan.

"Karena faktor kebersihan lingkungan itu sangat menentukan kesehatan. Hal ini juga merupakan promosi hidup sehat. Semua upaya sudah kami lakukan, dari Health Alert Card, thermal scanner, sekarang faktor lingkungannya kita intervensi," ujar Lucky menambahkan.

Sebelumnya, Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola bandar udara yang merupakan pintu gerbang jutaan wisatawan dari berbagai penjuru dunia ini telah menerapkan beberapa langkah pencegahan penyebaran virus korona.

Para personel operasional dan frontliner bandar udara yang berhubungan langsung dengan para penumpang sebelumnya telah dibekali dengan alat pelindung diri (APD) berupa masker N95 berstandar medikal, kacamata pelindung (goggles), serta sarung tangan. Selain itu, di banyak titik di dalam terminal bandar udara juga telah disediakan cairan pembersih tangan atau hand sanitizer yang mudah diakses oleh pengguna jasa.

baca juga: Batal Umrah, Calon Jemaah asal Brebes Pulang dari Istanbul

Selain hal tersebut, pengelola bandar udara turut berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan dengan menempatkan alat pendeteksi suhu tubuh atau thermal scanner di Terminal Kedatangan Internasional sebagai langkah untuk mendeteksi kondisi kesehatan penumpang rute internasional yang baru saja menginjakkan kaki di bandar udara. (OL-3)

 

Baca Juga

DOK MI

DPT Pilgub Bengkulu Berjumlah 1.374.430 Pemilih

👤Marliansyah 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 18:10 WIB
Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra, Selasa (20/10) mengatakan, penambahan itu dikarenakan adanya penambahan jumlah dari pemilih...
DOK MI

Sikka kembali Zona Merah, Pemkab Tidak Berlakukan PKM

👤Gabriel Langga 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 17:15 WIB
Pemerintah Kabupaten Sika tidak berlakukan PKM sehingga masyarakat tetap menjalankan aktivitas ekonominya dengan tetap menerapkan protokol...
ANTARA

Sabu Raijua Zona Hijau, KBM Tatap Muka Tetap Berlangsung

👤Palce Amalo 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 17:10 WIB
KBM tatap muka digelar di 112 sekolah mulai dari Taman Kanak-Kanak, SD, SMP, SMK, dan akademi yang tersebar di Pulau Sabu dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya