Rabu 04 Maret 2020, 06:50 WIB

Babak Baru Melawan Penyebaran Virus Korona

Nur Aivanni | Internasional
Babak Baru Melawan Penyebaran Virus Korona

AFP/FABRICE COFFRINI
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

 

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa dunia telah memasuki babak baru dalam perang melawan virus korona. Hal itu antara lain karena lonjakan jumlah yang terinfeksi kini lebih banyak di luar Tiongkok daripada di dalam 'Negeri Tirai Bambu' sendiri.

"Kami belum pernah melihat patogen pernapasan yang mampu melakukan penularan komunitas, tetapi yang juga bisa diatasi dengan tindakan yang benar," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Penularan komunitas berarti infeksi dalam suatu populasi tidak diimpor dari daerah lain yang terkena virus.

Menurut WHO, lebih dari 3.100 orang meninggal akibat virus itu dan lebih dari 90.000 orang terinfeksi sehingga kini kasus infeksi yang tercatat di luar Tiongkok berjumlah sembilan kali lebih banyak.

Strategi Tiongkok dengan memberlakukan karantina ketat dan membatasi perjalanan untuk menjaga sebagian besar populasi di dalam rumah selama berminggu-minggu terlihat berhasil.

Ada 125 kasus baru dilaporkan di Tiongkok kemarin, yang berarti peningkatan harian terendah dalam enam minggu. Total korban meninggal menjadi 2.943 orang dengan 31 kematian terbaru, semuanya di Hubei.

Sementara itu, Korea Selatan, Iran, dan Italia muncul sebagai daerah rawan virus korona baru atau covid-19. Pakar medis PBB telah tiba di Iran untuk membantu mengatasi wabah yang telah menyebabkan 66 kematian dan lebih dari 1.500 kasus infeksi di negara itu.

Jumlah kasus di Korsel mendekati 5.000 dengan 477 kasus infeksi terbaru dan 2 kasus kematian yang membuat jumlah korban meninggal menjadi 28 orang.

Sumber: WHO/Gisanddata.maps.arcgis.com/NRC

 

"Kami tengah berperang dengan penyakit menular," kata Presiden Korea Selatan Moon Jae-in.

Amerika Serikat juga menghadapi potensi epidemi dengan enam kasus kematian di sekitar Washington.

Untuk mengatasi korona, sejumlah negara melarang pertemuan besar hingga melarang kedatangan warga dari negara-negara yang dilanda virus. (AFP/Nur/X-11)

Baca Juga

AFP

Malaysia Catat 179 Kasus Covid-19 Baru, 90 Lainnya Pulih

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Minggu 05 April 2020, 21:27 WIB
Otoritas kesehatan Malaysia mengatakan ada 179 kasus covid-19 baru yang dilaporkan siang hari ini, Minggu (5/4), meningkatkan angka...
Ilustrasi

Berisik Saat Lockdown, Pria Tembak Mati Lima Orang

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Minggu 05 April 2020, 21:19 WIB
Seorang pria di Rusia menembak mati lima orang karena ribut berisik pada malam hari di jalan di bawah huniannya, kata para penyelidik,...
MI/Duta

Bayi Kembar Diberi Nama Corona dan Covid

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Minggu 05 April 2020, 17:40 WIB
Orangtua bayi kembar yang lahir di Rumah Sakit Dr Bhimrao Ambedkar Memorial di Raipur, ibu kota Negara Bagian Chhattisgarh, memberi nama...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya