Rabu 04 Maret 2020, 03:50 WIB

ADB Siap Kucuri Indonesia US$2,7 Miliar

(Mir/E-1) | Ekonomi
ADB Siap Kucuri Indonesia US$2,7 Miliar

YOUTUBE/FJCCchannel
President of ADB Masatsugu Asakawa

 

Asian Development Bank (ADB) berkomitmen memberikan pinjaman sebesar US$2,7 miliar kepada Indonesia tahun ini.

Besarnya pinajaman itu naik US$1 miliar dari dana pinjaman tahun lalu sebesar US$1,7 miliar.

"Ini sebagai bentuk dukungan kami pada pembangunan Indonesia. Saya harapkan ini dapat berdampak positif," tutur President of ADB Masatsugu Asakawa dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, kemarin.

Asakawa mengungkapkan pihaknya telah mengalokasikan dana pinjaman senilai US$500 juta untuk mendukung program inklusi keuangan dan sebesar US$500 juta untuk program peningkatan daya saing Indonesia.

Kendati demikian, ADB belum dapat memastikan penambahan dana pinjaman itu akan digunakan untuk mendukung program apa. Hal itu karena menunggu kepastian program yang akan dijalankan Indonesia.

Lebih lanjut Asakawa menambahkan ADB dan Indonesia telah bermitra sejak lama dan hubungan itu dapat diperkuat demi tercapainya tujuan Indonesia menciptakan ekonomi yang berkelanjutan, pertumbuhan yang inklusif, dan Indonesia emas 2045.

"ADB sepakat semua itu penting untuk mencapai visi Presiden Joko Widodo dan mencapai high income country di 2045 karenanya ADB ingin meningkatkan partnership dengan Indonesia," ujar Asakawa.

Di kesempatan yang sama, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan tantangan terbesar Indonesia untuk mencapai visi Indonesia emas 2045 ialah menaikkan kelas menengah Indonesia, menghadapi penuaan penduduk Indonesia usia produktif, dan pemerataan pembangunan.

"Saya tidak berbicara tantangan mengenai virus korona yang terjadi dalam beberapa bulan ke belakang, tapi saya berbicara tentang transformasi jangka panjang yang akan dilakukan Indonesia," jelas Suahasil.

Hubungan kemitraan Indonesia dan ADB telah berlangsung selama 50 tahun lebih. Dukungan yang diberikan antara lain mewujudkan energi bersih dan penguatan jaringan kelistrikan, pendidikan tinggi dan pengembangan keterampilan angkatan kerja, serta reformasi untuk peningkatan daya saing. (Mir/E-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.

Anggaran Mengendap Menkeu Meradang

👤M Ilham RA 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 04:50 WIB
MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati mendesak pemerintah daerah agar memiliki kesepahaman yang sama dengan pusat dalam upaya memulihkan...
ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/nz

Hindari Kenaikan Tarif Cukai Berlebih

👤(Ant/RO/E-1) 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 04:40 WIB
Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia menolak dengan tegas kenaikan cukai rokok yang eksesif demi kelangsungan hidup industri hasil...
DOK BTN

BTN Raup Laba Bersih Rp1,12 Triliun

👤(Ant/E-3) 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 04:30 WIB
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk membukukan pertumbuhan laba bersih pada kuartal III 2020 39,72% secara tahunan (year-on-year/yoy)...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya