Rabu 04 Maret 2020, 03:30 WIB

Masyarakat Diimbau Setop Belanja Berlebihan

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Masyarakat Diimbau Setop Belanja Berlebihan

ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/hp.
Warga berbelanja di sebuah Pasar Swalayan di Bandung, Jawa Barat,

 

Pemerintah memastikan seluruh persediaan bahan pangan dan obat-obatan di pusat-pusat perbelanjaan dan toko-toko swalayan mencukupi setelah melakukan koordinasi dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo).

Karena itu, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak berbelanja berlebihan dalam menyikapi wabah virus korona atau covid-19.

"Posisi bahan pangan dan obat-obatan tersedia cukup aman. Beli secukupnya saja. Tidak perlu beli dalam jumlah besar," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin.

Imbauan itu disampaikan Menko Perekonomian setelah masyarakat menyerbu toko-toko swalayan seusai Presiden Joko Widodo mengumumkan dua warga Indonesia positif tertular virus korona, Senin (2/3). Namun, kondisi di sejumlah pusat perdagangan dan ritel modern telah kembali normal kemarin pagi.

Airlangga menegaskan pemerintah akan terus menjaga sistem distribusi barang baik dari dalam maupun luar negeri sehingga keberlanjutan pasokan akan terus terjaga.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa toko-toko ritel modern pasti sudah menyiapkan stok untuk beberapa bulan ke depan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan melakukan pembelian berlebihan.

"Kebutuhan stok selama beberapa bulan ke depan pasti sudah diantisipasi. Jadi kalau semua bekerja sama dengan tenang, stok itu akan memadai," tandasnya.

Ancam penimbun

Untuk menjamin ketersediaan stok obat-obatan dan bahan pokok, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri Brigjen Daniel Tahi Monang Silitonga memperingatkan para pedagang atau distributor untuk tidak memanfaatkan situasi saat ini dengan menimbun barang atau menaikkan harga.

Dia menyatakan pihaknya tidak segan-segan menindak tegas para pelaku. "Apabila ada rekan-rekan kita, pemain-pemain di lapangan yang memanfaatkan situasi atau melakukan tindakan-tindakan lain mengambil kesempatan dalam situasi ini, kami akan turun tangan," ungkap Daniel dalam konferensi pers di Hotel Borobudur, Jakarta.

Lebih lanjut, Daniel menambahkan pihaknya telah mengimbau seluruh anggota satgas di daerah untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa semua pasokan pangan masih aman terkendali. "Semua hasil pengecekan kita di lapangan masih keadaan terkendali, keadaan pangan masih terkendali dan terkontrol, pasokan masih ada dan distribusi masih terlaksana dengan baik," lanjutnya.

Masih di tempat yang sama, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Asep Adi Saputra mengingatkan bahwa pelaku usaha yang terbukti menimbun barang bisa dikenai hukuman 5 tahun (penjara) dan denda Rp50 miliar. "Itu berdasarkan Undang-Undang Perdagangan Pasal 107," jelas Asep di Hotel Mercure Ancol, kemarin.

Sementara itu, Ketua Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah memastikan keamanan dan kebersihan pusat perbelanjaan dari virus korona. Pihaknya juga akan menyediakan hand sanitizer agar pengunjung merasa aman dan nyaman. (Dik/E-3)

Baca Juga

MI/ M Irfan

Menteri Edhy, Kok Satupun Peraturan Menteri KKP Belum Muncul

👤Hilda julaika 🕔Senin 06 April 2020, 19:35 WIB
Menteri KKP  diminta segera menerbitkan Permen yang belakangan sering disampaikan ke...
Istimewa/PLN

Token Listrik Gratis dan Diskon Bisa Diakses Melalu WhatsApp

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 06 April 2020, 19:25 WIB
Khusus 11 juta pelanggan yang menggunakan kWh meter prabayar, pelanggan akan mendapatkan token listrik berdasarkan penggunaan terbesar...
Istimewa/Kemenparekraf

Masyarakat Antusias Ikuti Gerakan Penggunaan Masker Kain

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 06 April 2020, 19:12 WIB
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kemenparekraf Ari Juliano Gema mengatakan, masyarakat merespons positif gerakan masker kain untuk...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya