Selasa 03 Maret 2020, 21:25 WIB

Virus Korona Ubah Perilaku Orang dalam Menyapa

Baharman | Humaniora
Virus Korona Ubah Perilaku Orang dalam Menyapa

thinkstock
Virus korona ubah perilaku menyapa sesama bangsa

 

EPIDEMI virus korona kini telah mengubah kebiasaan sebagian besar bangsa di dunia, karena mengurangi risiko tertular covid-19 serta mencegah penyebaran virus tersebut.

Sejumlah negara telah meninggalkan bentuk salam yang paling umum yakni berjabatan tangan. Orang-orang juga kini pantang ucap salam dengan berpelukan, ciuman maupun pada pipi kanan dan kiri, sekali pun itu kepada bayi atau anak mereka.

Inilah cara korona yang menewaskan 3000 orang itu, mengubah perilaku umat manusia :

Tiongkok

Di Beijing, papan iklan memberi tahu orang-orang untuk bergandengan tangan saat menyapa orang lain, alih-alih berjabatan tangan. Pengumuman publik menyarankan menggunakan gerakan tradisional Tiongkok yang disebut gong shou - kepalan tangan di telapak tangan yang berlawanan - untuk menyapa.

Perancis

Surat kabar menyarankan agar ciuman di pipi, cara umum untuk menyapa di negara ini harus dihindari. Begitu juga dengan berjabatan tangan di tempat kerja.
Pakar etiket Philippe Lichtfus mengatakan bahwa menatap mata seseorang secara langsung sudah cukup.

Brasil

Kementerian Kesehatan Brasil merekomendasikan untuk tidak berbagi sedotan logam untuk mengonsumsi minuman Amerika Selatan yang kaya kafein yang dikenal sebagai chimarrao. Ciuman sebagai bentuk salam juga dihindari.

Jerman

Menteri Dalam Negeri Jerman, Horst Seehofer menolak uluran tangan Kanselir Angela Merkel untuk berjabat tangan. Dengan tersenyum, Seehofer mengangkat kedua tangannya ke atas. Hal itu juga kemudian diikuti Merkel dengan mengangkat tangan ke tas sebelum duduk. Mereka berdua tertawa.

Spanyol

Wabah ini dapat mempengaruhi salah satu tradisi Spanyol yang paling dicintai-ciuman patung-patung Perawan Maria pada minggu menjelang Paskah.
Dengan hanya satu bulan sebelum minggu dimulai, ritual itu bisa dilarang.
"Ini adalah salah satu langkah yang ada di atas meja," kata pejabat kesehatan nasional Fernando Simon.

Rumania

Festival Martisor Rumania menandai awal musim semi ketika tali dan bunga talismanic dibagikan, biasanya seorang pria mengalungkan bunga itu ke wanita dan sebaliknya dan disertai ciuman. Kini pemerintah telah menyampaikan pesan agar hanya menyerahkan bunga tanpa ada ciuman.

Polandia

Salah satu negara dengan pemeluk Katolik yang taat di Eropa, ada perjamuan kudus mengkonsumsi roti komunal yang diambil dari tangan dan dimasukkan ke mulut. Dengan adanya virus corona, umat diminta tidak mencelupkan tangan mereka ke dalam air suci ketika masuk dan keluar dari gereja dan sebagai gantinya membuat tanda salib.

Iran

Di Iran, di mana 66 orang telah terbunuh oleh virus, sebuah video telah beredar menunjukkan tiga teman bertemu-tangan di saku mereka - mengetuk kaki satu sama lain sebagai salam.
Video serupa di Lebanon menunjukkan penyanyi Ragheb Alama dan komedian Michel Abou Sleiman saling mengetuk kaki sambil membuat suara ciuman dengan mulut mereka.

Selandia Baru

Negara itu telah melarang ucapan Maori yang dikenal sebagai hongi di mana dua orang menyatukan hidung mereka.
Politeknik Wellington, WelTec, mengatakan bahwa alih-alih staf menyapa siswa baru dengan hongi, upacara penyambutannya malah akan mencakup waiata, lagu Maori.

Australia

Menteri Kesehatan New South Wales Brad Hazzard menyarankan tepukan di punggung bukannya berjabat tangan.

"Ini adalah hal yang sangat Australia untuk mengulurkan tangan untuk berjabat tangan, misalnya. Saya akan menyarankan kepada masyarakat ... sudah saatnya Aussies saling menepuk punggung untuk sementara waktu - tidak berjabat tangan," dia berkata.

"Aku tidak akan mengatakan jangan ciuman, tapi tentu saja kamu bisa berolahraga dengan hati-hati dan hati-hati dengan siapa yang kamu pilih untuk dicium."

UEA, Qatar

Uni Emirat Arab dan Qatar menyarankan warga untuk menghentikan salam tradisional "hidung-ke-hidung".

UEA juga mengatakan orang harus saling menyapa "hanya dengan melambai", katanya.

Amerika

Bintang-bintang NBA telah diberikan serangkaian rekomendasi termasuk bahwa pemain yang berinteraksi dengan para penggemar harus menabrak kepalan tangan dan menghindari mengambil item seperti pena, bola dan kaus untuk ditandatangani, ESPN melaporkan.

"Pastikan Anda semua mencuci tangan Anda dengan sabun selama 20 detik atau lebih & menutupi mulut Anda ketika Anda batuk," tulis bintang Portland Trail Blazers CJ McCollum di Twitter. (Al-Jazeera/OL-2)

Baca Juga

Dok. Kemensos

Cegaj Covid-19, Penyaluran Bansos Terapkan Physical Distancing

👤Ihfa Firdausya 🕔Senin 30 Maret 2020, 21:28 WIB
Menteri Sosial Juliari P. Batubara menyebut, penerapan physical distancing penting diperhatikan dalam kegiatan penyaluran bantuan sosial...
MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

Hadapi Covid-19, Pengadaan Alat Pelindung Diri Semakin Digenjot

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 30 Maret 2020, 19:27 WIB
Di sisi lain, pemerintah telah melakukan pengadaan 191.666 set APD dan didistribusikan ke seluruh provinsi serta rumah sakit yang...
MI/Susanto

Keputusan Larangan Mudik Tunggu Presiden

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 30 Maret 2020, 19:20 WIB
Berdasarkan Ratas tentang Antisipasi Mudik Lebaran 2020 yang dipimpin Presiden, pemerintah masih akan melakukan kajian dampak ekonomi jika...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya