Selasa 03 Maret 2020, 21:40 WIB

Pemerintah Diminta Lindungi Anak-anak dari Covid-19

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Pemerintah Diminta Lindungi Anak-anak dari Covid-19

ANTARA/Oky Lukmansyah
Sejumlah siswa taman kanak-kanak (TK) baris membawa telur dan susu saat Gerakan 1000 Makan Telur dan Minum Susu.

 

ANGGOTA Komisi X DPR RI dari Fraksi PPP, Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan perlu adanya perlindungan extra dam jaminan kesehatan atas ancaman virus Covid19 terhadap anak-anak Indonesia. Sebab, hampir 20% populasi penduduk Indonesia adalah anak-anak usia sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

"Total anak-anak kita yang saat ini sedang menimba ilmu dibanku sekolah SD sampai dengan Perguruan Tinggi mencapai lebih dari 53 juta jiwa. Jumlah ini setara dengan 20% dari jumlah penduduk Indonesia. Itu artinya perlu perlindungan extra kesehatan dan keselamatan atas ancaman Virus Vorona pada anak-anak kita yang menjdi generasi Bangsa," kata Illiza dalam keterangannya, Selasa (3/3).

Baca juga: Waspadalah! Penularan COVID-19 Kini tidak Menimbulkan Gejala

Dalam hal ini, politisi PPP itu mengingatkan Menteri Pendidikan dan kebudayaan untuk melakukan affirmative action agar anak-anak Indonesia tidak terdampak virus tersebut.

Selain itu, keberadaan lembaga pendidikan, kata dia, juga memiliki posisi strategis untuk melakukan sosialiasi pencegahan penularan virus Korona.  Sebab hampir semua orang punya hubungan dengan lembaga pendidikan dari tingkat PAUD.

"Sasarannya pun bukan hanya siswa, namun juga orang tua siswa, sehingga sangat luas," sebutnya.

Sekolah selama ini juga mempunyai fungsi edukasi, kata dia sehingga edukasi terkait korona akan semakin efektif jika menggunakan media sekolah. Selain sosialisasi, sekolah juga bisa langsung melakukan praktik cara pencegahan penularan penyakit korona, seperti membiasakan siswa cuci tangan menggunakan sabun, dan lain sebagainya.

Dia menegaskan, sekolah juga bisa menjadi penangkal hoax tentang berita-berita korona yang mungkin tersebar melalui berbagai media, khususnya media sosial.

"Dan saya imbau juga kepada seluruh instrumen sekolah dan perguruan tinggi agar tidak panik menghadapi hal ini, dan memperhatikan dan menjalani SOP( yang dikeluarkan oleh Kemenkes) pencegahan virus korona ini," pungkasnya. (Fer/A-1)

 

Baca Juga

MI/ Adi Kristiadi

Minim APD, Petugas Medis di Kalsel Terpaksa Pakai Jas Hujan

👤Denny Susanto 🕔Minggu 05 April 2020, 23:30 WIB
Kalau para tenaga medis terpapar korona, lalu siapa yang akan menyembuhkan...
Ilustrasi

IDI Catat Total 24 Dokter Meninggal Terkait Covid-19

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Minggu 05 April 2020, 22:54 WIB
Di antara para korban yang meninggal akibat Covid-19, terdapat tenaga medis yang telah berjuang di garda depan untuk merawat para...
MI/ Ramdani

MPR Minta Pemerintah Lindungi Tenaga Medis Secara Maksimal

👤Ade Alawi 🕔Minggu 05 April 2020, 22:43 WIB
Menurutnya, sebagai garda terdepan dalam penanganan wabah Covid-19 ini, dokter dan para tenaga kesehatan adalah kelompok yang paling rawan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya