Selasa 03 Maret 2020, 20:43 WIB

Sudah Disterilisasi, Amigos Tidak Jadi Tutup Sementara

Antara | Megapolitan
Sudah Disterilisasi, Amigos Tidak Jadi Tutup Sementara

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI.
Tim Medis dan Petugas Kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Mampang Jakarta melakukan sterilisasi di Cafe Amigos, Jakarta, hari ini.

 

MANAJEMEN Amigos Resto, Kemang Villas Club, Jakarta Selatan, membatalkan kebijakannya untuk menutup sementara kegiatan usahanya selama 14 hari, terkait isu virus corona.

"Sekarang kami kasih tahu bahwa kami sudah diperiksa tim kesehatan dari pemerintah, dan saya bikin statement bahwa kamitidak tutup. Kami buka terus," ujar pendiri Amigos Resto Mulles Ron di Jakarta, Selasa, terkaitisu virus corona.

Ia mengemukakan kebijakan untuk membatalkan penutupan sementara (terkait isu corona) itu seiring dengan instruksi pemerintah agar tetap melanjutkan aktivitasnya.

"Depkes bilang tak ada masalah di sini, pemerintah minta juga jangan langsung bikin keputusan tutup. Saya membuat kesalahan karena telah bilang kalau kami tutup sementara," ucapnya.

Ia mengatakan, sebelumnya dirinya mengambil inisiatif untuk menutup sementara kegiatan usaha selama 14 hari sebagai salah satu solusi untuk meyakinkan tamu bahwa Amigos bebas dari COVID-19.

"Setelah 14 hari tentu diharapkan menjadi pulih. Namun, ada yang berpendapat penutupan Amigos karena virus. Saya bingung, saya sudah lebih dari 40 tahun menjalankan bisnis di Indonesia, baru kali ini merasakan sosmed begitu jahat menyebarkan informasi," katanya.

Maka itu, Mulles Ron menyampaikan, setelah melakukan koordinasi dengan para pegawai serta didukung pernyataan dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan bahwa Amigos bebas dari virus corona, diputuskan untuk tetap melanjutkan kegiatan usaha.

Dalam kesempatan sama, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan menyampaikan bahwa 32 pegawai Amigos dinyatakan bersih dari virus corona secara fisik.

"Argumen berdasarkan pemeriksaan wawancara, indikasi fisik dinyatakan clear. Namun, hasil pemeriksaan tenggorokan belum," ujar Dokter Yudi dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan.

Ia menyampaikan untuk hasil tes tenggorokan yakni dengan mengambil air liur para pegawai Amigos. Sampel pemeriksaan itu lalu dikirimkan ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Badan Litbangkes) untuk proses penelitian lebih lanjut yang hasilnya akan keluar dalam satu pekan mendatang.

Dalam pemeriksaan wawancara, ia mengemukakan, metode pemeriksaan yang dilakukan tim dokter dari Sudinkes Jaksel yakni, pertanyaan seputar aktivitas mulai dari bepergian hingga makanan yang dimakan.

"Pertanyaan wawancara mulai dari pernahkah bepergian ke luar negeri, hingga makanan terakhir yang dimakan. Indikasi fisik clear, tidak ada yang mengarah pada indikasi corona," ujarnya.(OL-4)

Baca Juga

Antara

Kapolda Jamin Keamanan di Jakarta Saat PSBB

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 08 April 2020, 16:39 WIB
PSBB dikhawatirkan akan dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk melakukan aksi kejahatan, untuk itu upaya-upaya preventif, preemtif, dan...
MI/Iqbal Al Machmudi

Anies: 61% Kasus Meninggal Dunia Akibat Covid-19 Lansia

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 08 April 2020, 16:30 WIB
Anies Baswedan minta jajarannya memperhatikan kelompok rentan lansia dan yang memiliki penyakit bawaan sebab risiko kematian akibat...
Antara

Polri Waspadai Pelanggaran Selama Penerapan PSBB

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 08 April 2020, 16:15 WIB
Demi memastikan penerapan PSBB di DKI Jakarta,  Polri melalui surat telegram No. ST/1098/IV/HUK.7.1./2020 akan mewaspadai sejumlah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya