Selasa 03 Maret 2020, 20:25 WIB

Pajak Penting sebagai Sumber Pembiayaan Infrastruktur Publik

mediaindonesia.com | Ekonomi
Pajak Penting sebagai Sumber Pembiayaan Infrastruktur Publik

DOK PUPR
.

 

Dalam rangka mendukung tercapainya target penerimaan pajak Pemerintah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar sosialisasi penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) wajib pajak pribadi tahun 2019 serta tata cara pemungutan, penyetoran, dan pelaporan pajak bagi instansi Pemerintah. Hadir pada acara pejabat tinggi madya dan pratama serta pegawai di lingkungan Kementerian PUPR.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PUPR Anita Firmanti mengatakan penyampaian pajak penting sebagai bukti sumbangsih masyarakat dalam mendukung pembangunan negara. Dengan melapor SPT, maka Wajib Pajak (WP) telah menunaikan kewajibannya dan secara tidak langsung mendukung pembangunan infrastruktur, di mana anggarannya sebagian besar berasal dari penerimaan pajak.

“Pajak merupakan sumber utama penerimaan APBN yang prioritasnya untuk pembangunan infrastruktur dan kita tahu bahwa pembangunan infrastruktur masih menjadi target prioritas dari Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Kiai Haji Maruf Amin,” kata Anita saat membuka acara sosialisasi penyampaian SPT di Pendopo Kementerian PUPR, Selasa (3/3/2020).

Menurut Anita, infrastruktur yang dibangun Kementerian PUPR melalui pajak di antaranya pembangunan 16 bendungan baru dan menyelesaikan 45 bendungan yang sudah dibangun, pembangunan 500 ribu jaringan irigasi baru dan rehabilitasi 2,5 juta irigasi, serta pembangunan 3.000 kilometer jalan baru untuk mendukung kawasan strategis. 

Kemudian peningkatan akses air minum dan sanitasi menuju target 100-0-100 pada 2030, yakni 100% capaian pelayanan akses air minum dan 100% capaian pelayanan akses sanitasi. Program pengurangan jumlah backlog perumahan melalui penyediaan satu juta rumah serta tugas baru yang diamanatkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pembangunan, Rehabilitasi, atau Renovasi Pasar Rakyat, Prasarana Perguruan Tinggi, dan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Saat ini Kementerian PUPR mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp120 triliun atau nomor dua terbesar setelah Kementerian Pertahanan. Sehingga dengan tugas kita yang besar dan alokasi yang besar, saya kira setiap bentuk belanja yang kita lakukan, baik itu juga honor dan belanja barang semuanya ada peraturan pendukung, dimana kita diwajibkan membayar pajak,” tutur Anita.

Untuk itu, Anita mengatakan, kegiatan sosialisasi ditujukan tidak hanya kepada wajib pajak pribadi tetapi juga kepada para bendahara keuangan di lingkungan Kementerian PUPR. Diharapkan kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemahaman dan kepatuhan penyampaian SPT pajak yang rutin dilakukan Kementerian PUPR setiap tahun. 

Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi KPP Pratama Kebayoran Baru (IV) Taufan Abdullah mengatakan setiap tahun wajib pajak baik badan ataupun orang pribadi perlu melaporkan SPT pajak tahunan. Saat ini proses pelaporan SPT pajak dapat dilakukan secara online melalui aplikasi e-Filling Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Online atau Penyedia Jasa Aplikasi (ASP). 

“Jadi, setiap wajib pajak tidak perlu datang ke kantor pajak karena kini layanan perpajakan dipermudah dan dapat dilakukan secara digital,” kata Taufan. 

Kegiatan sosialisasi penyampaian SPT wajib pajak pribadi tahun 2019 serta tata cara pemungutan, penyetoran, dan pelaporan pajak diselenggarakan Kementerian PUPR pada 3-5 Maret 2020. (RO/OL-10)

Baca Juga

Istimewa/bpjamsostek

Pelayanan Lapak Asik BPJAMSOSTEK Berjalan Lancar 

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 April 2020, 15:21 WIB
Kegiatan Lapak Asik (Pelayanan Tanpa Kontak Fisik) BPJAMSOSTEK Cabang Jakarta Cilandak demi mencegah penyebaran pandemi Covid-19 sudah...
MI/AKHMAD SAFUAN

​​​​​​​Kementerian Siap Percepat Program Padat Karya Tunai

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 07 April 2020, 15:20 WIB
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, bekerja sama dengan balai-balai latihan kerja, melaksanakan program...
Antara/M Agung Rajasa

Hampir Semua Industri Telah Turunkan Produksi

👤 Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Selasa 07 April 2020, 15:10 WIB
Saat ini hanya industri besar dan pasarnya masih ada yang mampu bertahan untuk bisa tetap berproduksi, seperti halnya industri makanan,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya