Selasa 03 Maret 2020, 11:12 WIB

Merapi Erupsi, Kemenhub Tutup Penerbangan Bandara Adi Sumarmo

Hilda Julaika | Nusantara
Merapi Erupsi, Kemenhub Tutup Penerbangan Bandara Adi Sumarmo

Antara/Rizky Tulus
Letusan Gunung Merapi terlihat dari Bulit Klangon, Cangkringan, Sleman, pada Selasa (3/3).

 

GUNUNG Merapi dilaporkan mengalami erupsi pukul 05.22 WIB pada Selasa (3/3). Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menutup penerbangan dari dan menuju Bandar Udara Internasional Adi Sumarmo, Jawa Tengah, pada hari ini.

Kebijakan ini diambil setelah mendapatkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Sebelumnya, AirNav Indonesia sebagai operator telah mengeluarkan Ashtam nomor VAWR 9293 dan Notam Aerodrome Closed, untuk memberikan petunjuk bagi penerbang yang melalui wilayah terdampak erupsi Gunung Merapi. D

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Novie Riyanto, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Merapi, guna memastikan keselamatan penerbangan.

“Kami akan terus memantau perkembangan yang ada. Untuk penerbangan, hingga saat ini masih Bandara Adi Sumarmo yang terdampak. Dan telah dilakukan penutupan penerbangan sementara. Kami juga mengalihkan penerbangan ke wilayah yang tidak terkena dampak erupsi,” jelas Novie dalam keterangan resmi, Selasa (3/3).

Baca juga: Pascaerupsi Merapi, Bandara Adisutjipto Beroperasi Normal

Berdasarkan data AirNav Indonesia, aktivitas Gunung Merapi menunjukan amplitude sebesar 75 milimeter (mm) dengan durasi 450 detik. Kolom letusan mencapai 6.000 meter, dengan pergerakan 15 knot ke arah timur dan 10 knot ke arah barat daya. Atas dasar ini, aktivitas penerbangan di Bandara Adi Sumarmo ditutup pukul 09.25 WIB. Pembaruan informasi akan dilakukan pukul 11.30 WIB.

“Kami akan terus melakukan koordinasi dengan AirNav Indonesia untuk memastikan aktivitas penerbangan tetap berjalan normal, berikut dengan stakeholder penerbangan. Tetap dengan memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan,” jelas Novie.

Sebagai informasi, berdasarkan Ashtam VAWR 9293, aktivitas erupsi gunung merapi menunjukan level Red/Awas. Artinya, gunung berapi menunjukan erupsi vulkanik sedang berlangsung. Untuk penerbangan internasional, erupsi Gunung Merapi berdampak pada rute penerbangan A576S dan G461. Sedangkan untuk penerbangan domestik berdampak pada rute W17N, W45 dan W52.(OL-11)

 

 

Baca Juga

 ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

10 Pasien Positif Korona Kembali Sembuh di Kota Semarang

👤Akhmad Safuan 🕔Kamis 09 April 2020, 09:08 WIB
Adanya 10 pasien covid-19 di Kota Semarang, berarti sudah 17 pasien covid-19 yang sembuh dari total 54 orang yang...
ANTARA/Gusti Tanati

Papua Tingkatkan Status Jadi Tanggap Darurat Covid-19

👤Antara 🕔Kamis 09 April 2020, 09:06 WIB
Status tanggap darurat ditetapkan dari 9 April hingga 6 Mei...
MI/Djoko Sardjono

Bantu Stok Darah PMI, Kodim 0723 Klaten Gelar Donor Darah

👤Djoko Sardjono 🕔Kamis 09 April 2020, 08:52 WIB
Komando Daerah Militer (Kodim) 0723 Klaten melaksanakan aksi donor darah untuk membantu stok darah PMI yang kini kekurangan akibat pandemi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya