Selasa 03 Maret 2020, 06:20 WIB

Stok Pangan Dijamin Cukup

Indriyani Astuti | Ekonomi
Stok Pangan Dijamin Cukup

MI/Usman Iskandar
Puluhan pengunjung pasar swalayan tengah mengantri di depan kasir untuk membayar pembelian barang belanjaan di sebuah Pasar Sawalayan.

 

PASCAPENGUMUMAN oleh ­Presiden Joko Widodo bahwa ada dua ­warga Depok, Jawa Barat, yang positif mengidap vi­rus korona jenis baru atau covid-19, toko-toko swalayan diserbu warga untuk memborong berbagai jenis kebutuhan. Panic buying itu sebenarnya tak perlu terjadi karena stok pangan dipastikan cukup.

Di pasar swalayan Super Indo Jalan ­Panjang, Ke­bon Jeruk, Jakarta Barat, misalnya, ­antrean panjang pembeli terjadi hingga tadi malam. Se­bagian besar dari mereka meng­gunakan troli yang diisi berbagai bahan makanan seperti beras, ­minyak, gula, dan mi instan.

Seorang warga Green Gar­den, Kedoya, yang enggan di­­se­but namanya, mengaku mem­beli berkardus-kardus mi instan untuk berjaga-jaga. “Ini gara-gara korona. Bercanda, cuma belanja bulanan biasa,” ujarnya.

Pembeli lain yang juga tidak mau menyebutkan namanya mengatakan pusat perbelanja­an tidak sepenuh itu sebelumnya. Selain karena awal bulan saat banyak ma­­­syarakat membeli barang-barang dan ke­­­bu­tuhan pokok, dia mengatakan ada ke­mung­kinan ­war­ga panik karena virus korona.

“Ini baru dua warga negara Indonesia yang terkena, sudah begini. Di Korea lebih banyak,” ucap perempuan tersebut.

Di bilangan Rawamangun, Jakarta Timur, warga juga memadati salah satu swalayan un­tuk membeli barang-barang kebutuhan dengan jumlah besar. Sembako, mi instan, sabun cuci tangan dan sejenisnya, hingga minyak goreng menjadi sasaran mereka.

Toko-toko obat kebanjiran pembeli pula. Warga berusaha mendapatkan obat-obatan dan alat kesehatan lainnya, terutama masker. Di Pasar Pramuka, Jaktim, harga masker bahkan melonjak tajam dari biasanya Rp25 ribu menjadi Rp350 ribu per kotak.

Pemerintah berkali-kali mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan menyikapi fakta adanya penderita virus korona di Indonesia secara rasional. Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy pun kembali meminta warga tenang. “Jangan dipergawat ini. Semuanya berjalan seperti biasa saja. Termasuk belanja jangan berlebih-lebihan,” ujarnya di Istana Negara, kemarin.

Muhadjir mengingatkan warga tak menimbun bahan makanan karena hanya akan menimbulkan kekhawatiran di masyarakat.

 

Jaminan Aprindo

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Retail In­­­­donesia (Aprindo) Roy N Mandey pun memin­ta warga tidak melakukan panic buying. Dia menjamin stok ba­rang-barang kebutuhan se­hari-hari cukup.

“Anggota peritel Aprindo selalu siap untuk hadir dalam memenuhi kebutuhan pangan maupun nonpangan bagi masyarakat di seluruh Indonesia. Tindakan yang berlebihan ini justru membuat kepanikan ba­ru lainnya yang tidak perlu terjadi di saat seluruh kebutuhan masyarakat sebenarnya tetap dapat terpenuhi dan tercukupi dengan baik,” ujar Roy dalam keterangan resminya.

ANTARA FOTO/Audy Alwi

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Retail In­­­­donesia (Aprindo), Roy N Mandey.

 

Dia juga meminta agar peritel anggota Ap­rin­do terus dan tetap melayani serta mengam­bil tindakan atau kebijakan yang dianggap perlu untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat terlayani dengan baik. Menurutnya, panic buying saat ini hanya terjadi di beberapa toko di wilayah Depok dan Jakarta. “Kondisi toko lainnya masih normal.’’

Sementara itu, Polda Metro Jaya mengendus masih adanya pihak yang melakukan penimbunan masker di tengah tingginya perminta­an. Sebelumnya, Ditserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar praktik pembuatan masker palsu di Cilincing, Jakarta Utara.

Wadirserse Narkoba Polda Metro Jaya AKB Sapta Maulana Marpaung mengingatkan ber­bagai pihak untuk tidak memanfaatkan situasi demi mengeruk keuntungan pribadi. “Jangan me­nimbun masker yang sangat dibutuhkan ma­syarakat karena itu kejahatan,” tegasnya. (Pra/Put/Sru/X-8)

Baca Juga

Ist

Tetap Positif di Masa Krisis, TASPEN Raih Penghargaan idAAA

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 03:20 WIB
Peringkat idAAA mencerminkan karakteristik kesehatan keuangan yang terbaik karena idAAA adalah peringkat tertinggi atas kesehatan keuangan...
ANTARA

Tepat Memilih Masker saat Pandemi

👤MI 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 00:30 WIB
AKTIVITAS di era new normal selama masa pandemi coronavirus disease (covid-19) mengharuskan masyarakat menggunakan...
Dok. Pribadi

Buruh Diminta Ikut AKtif Membahas RPP UU Cipta Kerja

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 00:11 WIB
"Maka kami sebagai bagian dari kelompok aktivis buruh mengajak rekan-rekan kami yang lain untuk saatnya kita fokus pada pembahasan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya