Senin 02 Maret 2020, 23:17 WIB

Portugal Konfirmasi Kasus Virus Korona Pertama

Nur Aivanni | Internasional
Portugal Konfirmasi Kasus Virus Korona Pertama

AFP/Tomas Kienzle
Peneliti menunjukkan spesimen negatif virus korona

 

PORTUGAL mengonfirmasi kasus virus korona pertama di wilayahnya pada Senin (2/3). Seorang pria berusia 60 tahun dinyatakan positif terinfeksi virus penyebab COVID-19 itu.

Dikutip dari Channel News Asia, Senin (2/3), ia baru melakukan perjalanan dari Italia utara, yang merupakan hotspot Eropa untuk virus tersebut.

Sementara, orang kedua tengah dirawat di rumah sakit di Portugal dengan gejala virus korona. Pria berusia 33 tahun itu sedang menunggu hasil tes akhir setelah pemeriksaan awal menunjukkan ia mungkin juga sakit karena virus tersebut.

Kasus dugaan kedua adalah seseorang yang telah kembali dari Spanyol timur, di mana beberapa kasus Covid-19 telah dikonfirmasi.

Baca juga : Penasehat Pemimpin Tertinggi Iran Meninggal Karena Virus Korona

Pemerintah Portugal mengatakan akan memperluas langkah-langkah penyaringan kepada orang-orang yang tiba dari Italia, sejalan dengan tindakan pencegahan serupa yang telah diberlakukan pada wisatawan dari Tiongkok.

Kematian akibat virus korona secara global telah melampaui 3.000 orang, pada Senin (2/3).

Lebih dari 89.000 orang telah terinfeksi di 68 negara dan wilayah, yang mayoritas berada di Tiongkok, tempat virus muncul pada akhir Desember tahun lalu. (Channel News Asia/OL-7)

Baca Juga

AFP/Niroj Chaoulagain

Banjir Bandang di Nepal Tewaskan 23 Orang

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 19:53 WIB
Hujan intensitas tinggi juga menyebabkan tanah longsor di sejumlah wilayah. Luapan Sungai Koshi semakin memperparah dampak banjir. Alhasil,...
AFP

PAP Menangi Pemilu Singapura dan Kembali Berkuasa

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 15:15 WIB
Partai Aksi Rakyat (PAP) yang berkuasa di Singapura berhasil mempertahankan kekuasaan dalam pemilihan umum, Jumat...
AFP/Justin Sullivan

Tekan Penyebaran Covid-19, California Bebaskan 8.000 Tahanan

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 15:04 WIB
Namun, kebijakan itu tidak berlaku bagi tahanan dengan kasus kekerasan dan pelecehan seksual. Sampai saat ini, 2.400 tahanan di wilayah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya