Senin 02 Maret 2020, 21:09 WIB

Pemprov DKI Bakal Jemput Warga Yang Miliki Gejala Virus Korona

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Pemprov DKI Bakal Jemput Warga Yang Miliki Gejala Virus Korona

Antara/Galih Pradipta
Warga Jakarta mengenakan masker melindungi diri dari penyebaran virus korona

 

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mengimbau warga tidak menganggap sepele jika memiliki gejala penyakit yang mirip seperti yang ditimbulkan oleh virus korona. Gejala itu seperti deman, flu, dan batuk.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun meminta agar masyarakat segera mengontak nomor darurat yakni 112 atau 119 untuk melaporkan gejala yang dimiliki.

"Silahkan telepon ke nomor darurat itu. Setelah itu, nanti kita akan jemput warga. Jangan warga yang datang ke fasilitas kesehatan," kata Anies dalam konferensi pers di Balai Kota, Senin (2/3).

Menurutnya dengan menjemput warga yang sakit akan menurunkan potensi penularan.

Baca juga : Warga Cemas Korona, Wakil Wali Kota: Waspada dan Hidup Bersih

Sebelum dijemput, setelah warga menghubungi nomor darurat, petugas kesehatan akan memastikan melalui wawancara dengan warga melalui sambungan telepon untuk memastikan gejala yang dialami adalah gejala penyakit karena virus korona.

"Akan ditelepon dilakukan diagnosis. Setelahnya akan didatangi dan akan dbawa ke fasilitas kesehatan. Kalau datang sendiri nanti berangkatnya positif, berangkatnya di perjalanan pun ada potensi penularan. Di ruang tunggu punya potensi penularan jadi tinggal di tempat anda berada kami yang akan jemput. SOP nya begitu," tegas Anies.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan DKI Widyastuti menambahkan sebanyak 19 ribu petugas kesehatan baik perawat maupun dokter di DKI siap untuk melakukan penanganan gejala penyakit yang mirip dari virus korona yang dilaporkan oleh masyarakat.

"ASN dokter dan tenaga perawat ada 19ribu semua siap. Untuk RS rujukan saat ini hanya ada tiga tapi kita sedang diskusi untuk penambahannya," kata Widyastuti. (OL-7)

Baca Juga

MI/Susanto

Aplikasi Grab dan Gojek Sudah tak Layani Layanan Ojol

👤Rudy Polycarpus 🕔Jumat 10 April 2020, 02:02 WIB
Adapun Anies mengatakan, pengemudi ojol hanya boleh mengantar barang selama PSBB diterapkan selama 14 hari sejak Jumat...
MI/ Usman Iskandar

Ada PSBB, Pekerja Konstruksi Dilarang Tinggalkan Lokasi Proyek

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 10 April 2020, 01:12 WIB
Pengelola proyek juga wajib mengkampanyekan pencegahan covid-19 di lingkungan proyek konstruksi termasuk pemeriksaan berkala kesehatan para...
Antara

Selama PSBB Pekerja Konstruksi Harus Tinggal di Mess

👤Antara 🕔Jumat 10 April 2020, 00:40 WIB
Pengelola proyek konstruksi wajib menyiapkan fasilitas tempat tinggal termasuk makan, minum, dan juga fasilitas...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya